Tiga Agenda Dinas Arpus Gorontalo untuk Perkuat Budaya Literasi

  • 28 Agt 2026 12:53 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Husni Jusuf menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur pelaksana agar setiap kegiatan dapat berjalan secara terarah, mulai dari perencanaan, penganggaran, kepanitiaan hingga pelaksanaan di lapangan.

"Dinas Kearsipan dan Perpustakaan mulai mematangkan persiapan sejumlah agenda strategis bidang perpustakaan yang akan dilaksanakan tahun 2026," kata Husni Jusuf saat memimpin rapat, kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Husni persiapan tersebut dibahas dalam rapat rencana kegiatan Lomba Bertutur, Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan, dan Festival Literasi.

Rapat dihadiri seluruh pustakawan serta staf pelaksana di lingkungan Bidang Perpustakaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo.

Dalam rapat tersebut, sejumlah hal penting menjadi pembahasan, di antaranya penentuan jadwal pelaksanaan masing-masing kegiatan, kebutuhan anggaran, hingga penyusunan kepengurusan atau kepanitiaan kegiatan.

Salah satu agenda yang telah ditetapkan jadwal pelaksanaannya adalah Lomba Bertutur, yang direncanakan berlangsung pada 10 September 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita secara kreatif dan komunikatif.

Sementara itu, untuk Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan, penentuan tanggal pelaksanaan maupun sejumlah hal teknis lainnya masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto.

Hal serupa juga dilakukan terhadap persiapan Festival Literasi yang akan menjadi salah satu agenda penguatan budaya literasi di Provinsi Gorontalo.

Festival Literasi direncanakan berlangsung selama tiga hari, dengan rangkaian utama berupa bedah buku, seminar literasi, dan gelar wicara. Masing-masing kegiatan utama akan dilaksanakan selama satu hari dan akan dikombinasikan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari upaya memeriahkan festival sekaligus menarik partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.

Konsep tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kegiatan literasi dalam bentuk seminar atau diskusi, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menarik bagi peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo dalam memperluas akses dan aktivitas literasi masyarakat. Lomba bertutur, lomba perpustakaan desa/kelurahan maupun festival literasi diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk membaca, belajar, berkarya sekaligus berinteraksi dengan berbagai sumber pengetahuan.

Pelaksanaan berbagai agenda literasi ini juga sejalan dengan arah program Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan pendidikan serta pembangunan masyarakat yang berpengetahuan dan berdaya saing.

Melalui penguatan budaya literasi, pemerintah daerah berupaya membangun masyarakat yang tidak hanya memiliki kegemaran membaca, tetapi juga mampu mengolah informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan daerah.

Dengan dimulainya pembahasan sejak tahap perencanaan, Dinas Arpus Provinsi Gorontalo berharap seluruh agenda literasi tahun 2026 dapat dipersiapkan secara matang dan terlaksana dengan baik, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat di Provinsi Gorontalo. (PPID Arpus) (mcgorontaloprov/ppid)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....