Cabai dan Beras Komoditas Favorit di Pasar Murah Pemprov Gorontalo

  • 28 Agt 2026 00:10 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Cabai dan beras menjadi komoditas yang paling diminati masyarakat dalam kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo di Lapangan Taruna, Kamis, 27 Agustus 2026.

Kegiatan pasar murah tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo, Ir. Gusnar Ismail, MM. Sebanyak 2.500 paket disiapkan untuk masyarakat.

Pasar murah ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ketersediaan bahan pangan masih tersedia serta sebagai upaya mencegah terjadinya lonjakan harga.

Pemerintah Provinsi Gorontalo juga terus memantau perkembangan kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan di pasaran. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak perlu cemas terhadap kondisi pasokan maupun harga kebutuhan pokok.

Salah seorang warga Buliide, Kecamatan Kota Barat, Meti Hasan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Gorontalo yang telah menghadirkan pasar murah bagi masyarakat.

“Pasar murah ini sangat membantu kondisi ekonomi kami,” ujar Meti.

Menurutnya, harga cabai di pasar saat ini cukup tinggi dan dapat mencapai sekitar Rp120 ribu per kilogram. Namun, melalui pasar murah, masyarakat dapat membeli cabai sebanyak ¼ kilogram dengan harga Rp10 ribu.

Selain cabai, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga tersedia dengan harga terjangkau, di antaranya bawang merah ½ kilogram Rp10 ribu, minyak goreng 1 liter Rp10 ribu, telur 10 butir Rp10 ribu, ayam 1 ekor Rp20 ribu, serta beras 5 kilogram Rp25 ribu.

Dengan total sekitar Rp85 ribu, masyarakat sudah dapat membawa pulang berbagai kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hal senada disampaikan Aziz Jafar, warga Jalan Taman Surya, Dembe Jaya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya Gubernur Gorontalo, atas pelaksanaan pasar murah yang menurutnya sangat dinantikan masyarakat.

“Pasar murah ini sangat membantu ekonomi masyarakat. Kegiatan seperti ini memang sangat kami tunggu,” ungkap Aziz.

Ia mengatakan, kondisi musim kemarau turut memengaruhi harga sejumlah kebutuhan pangan. Harga beras, misalnya, disebutnya telah mengalami kenaikan hingga sekitar Rp800–900 ribu per 50 kilogram. Karena itu, harga beras 5 kilogram seharga Rp25 ribu dalam pasar murah dinilai sangat membantu masyarakat.

Masyarakat berharap kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus membantu menjaga daya beli di tengah perubahan harga kebutuhan pokok.

Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus memantau kondisi harga dan ketersediaan bahan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. (mcgorontaloprov/yuyun)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....