BPMKP Terbitkan Sertifikat untuk Petani Perkuat Jaminan Keamanan Pangan

  • 26 Agt 2026 10:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan (BPMKP) Provinsi Gorontalo menyerahkan Sertifikat Prima 3 untuk komoditas tomat kepada Yusuf Gani, pelaku usaha asal Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Penyerahan sertifikat ini sebagai bukti bahwa produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi. Yusuf Gani mengelola lahan tomat seluas 0,5 hektar dan berhasil memenuhi persyaratan sertifikasi dalam ruang lingkup Prima 3.

"Sertifikat Prima 3 menjadi bukti bahwa produk tomat yang dihasilkan telah melalui proses penilaian dan pengawasan untuk memastikan keamanan pangan, termasuk dari potensi cemaran biologis, kimia, serta logam berat. Proses sertifikasi juga didukung dengan pengujian sampel melalui laboratorium yang dilakukan secara ketat oleh tim teknis", kata Shinto Mohamad, Kepala Seksi Manajemen Mutu saat mewakili Kepala BPMKP, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sertifikat ini menunjukkan komitmen petani dalam menghasilkan pangan yang aman dan bermutu dapat dilihat dari keseriusan mereka dalam mengurus penerbitan.

Menurut Shinto Mohamad sertifikat tersebut merupakan bentuk pengakuan dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Gorontalo) terhadap penerapan praktik yang mendukung keamanan dan mutu pangan segar asal tumbuhan (PSAT).

Penyerahan sertifikat ini sekaligus memastikan bahwa komoditas tomat yang dihasilkan memenuhi persyaratan keamanan pangan dan memberikan jaminan yang lebih baik kepada konsumen. Penerapan standar keamanan pangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pertanian lokal.

Selain memberikan jaminan keamanan bagi konsumen, sertifikasi Prima 3 juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk pertanian lokal, memperluas akses pasar, serta mendukung percepatan pemenuhan persyaratan izin edar produk pangan segar asal tumbuhan. Untuk tahun 2026 telah diterbitkan sebanyak 13 sertifikat

"Ke depan, sertifikasi seperti ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak pelaku usaha dan petani di Provinsi Gorontalo untuk menerapkan praktik budidaya yang baik dan memenuhi standar keamanan pangan, sehingga produk pertanian lokal semakin aman, bermutu, berdaya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen", pungkas Shinto. (mcgorontaloprov/oman)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....