DPRD Boltim Konsultasi dan Pelajari Mitigasi Bencana ke BPBD Gorontalo
- 21 Agt 2026 22:25 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara, melaksanakan kunjungan konsultasi dan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo guna mempelajari strategi mitigasi serta penanganan bencana akibat cuaca ekstrem, Jumat, 21 Agustus 2026.
Kunjungan kerja tersebut bertempat di Ruang Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Gorontalo dan menjadi forum bertukar pengalaman mengenai tata kelola kebencanaan, khususnya dalam menghadapi ancaman kekeringan, banjir, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Rombongan DPRD Boltim dipimpin Ketua Komisi II Sadikin Bachri Mamonto, didampingi Sekretaris Komisi II Candra Walangitan, Anggota Komisi II Alamri Matiala, Sekretaris DPRD Boltim Andi Suhendro Welan, Analis Kebijakan Ahli Muda Firmansyah Mamonto, Penelaah Teknis Kebijakan Sucipto Mongilong, Reindra Gaib, Addy Priyono, serta Analis Kebijakan Ahli Pertama Muhammad Nur.
Kehadiran rombongan disambut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, Sekretaris BPBD Ismail Abd. Bau, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Hifny Tegela, dan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Gorontalo Abdul Karim Ali Rauf beserta jajaran BPBD.
Ketua Komisi II DPRD Boltim, Sadikin Bachri Mamonto, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana yang semakin dipengaruhi perubahan iklim.
"Kami dari DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berkunjung ke BPBD Provinsi Gorontalo. Jadi, yang datang Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur ada juga dari Sekretariat Komisi II DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur," ujar Sadikin.
"Kita bersyukur, karena banyak yang kita dapat disini untuk dibawa ke daerah seperti informasi mengantsipasi dampak kekeringan dan terutama terkait mitigasi bencana dan peanggulangan bencana akibat cuaca ekstrim. Dan kita berterimakasih kepada BPBD Provinsi Gorontalo yang telah menerima kami," tambahnya.
Dalam sesi pemaparan, BPBD Provinsi Gorontalo menjelaskan berbagai strategi mitigasi yang telah diterapkan, mulai dari pemantauan informasi cuaca dan peringatan dini, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, pendistribusian bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak, hingga sistem koordinasi lintas sektor melalui Pusdalops saat terjadi keadaan darurat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, melalui Sekretaris BPBD Provinsi Gorontalo Ismail Abd. Bau, mengatakan bahwa kolaborasi antardaerah merupakan kunci dalam membangun ketangguhan menghadapi bencana.
"Jadi, kami menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara ke BPBD Provinsi Gorontalk. Dan yang hadir itu ada Ketua Komisi II, Sekretaris Komisi II , Anggota Komisi II, dan Sekretaris DPRD Boltim begitu," jelas Ismail.
“Perubahan iklim menghadirkan tantangan yang tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Karena itu, pemerintah daerah perlu saling berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik agar mitigasi maupun penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan efektif,” sambungnya.
Ia menambahkan, BPBD Provinsi Gorontalo terus mendorong penguatan kapasasitas pemerintah kabupaten dan kota melalui peningkatan kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, serta optimalisasi fungsi Pusdalops sebagai pusat informasi dan koordinasi penanggulangan bencana.
"Dari peningkatan kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, serta optimalisasi fungsi Pusdalops sebagai pusat informasi dan koordinasi penanggulangan bencana," tambahnya. (mcgorontaloprov/ppid)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....