PENAS KTNA XVII Sukses Hadirkan Presiden-Wapres, Gubernur dan Menteri

  • 25 Jun 2026 00:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII tahun 2026 yang berlangsung di kawasan GORR David-Tony Kelurahan Hepuhulawa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo menjadi momen bersejarah yang membanggakan bagi Provinsi Gorontalo sebagai tuan.

Ungkapan rasa bangga dan haru ini disampaikan Muljady D Mario Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo selaku Ketua Panitia PENAS KTNA XVII.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Menjadi tuan rumah PENAS KTNA XVII merupakan kehormatan besar bagi Provinsi Gorontalo. Lebih membanggakan lagi karena kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah pusat hingga daerah,” kata Muljady D Mario, Rabu, 24 Juni 2026.

Muljady D Mario menjelaskan PENAS KTNA XVII berlangsung selama enam hari, sejak 20 hingga 25 Juni 2026. Pada pembukaan kegiatan, Wakil Presiden Gibran hadir secara langsung untuk membuka secara resmi ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Nusantara.

Sementara pada puncak kegiatan Presiden Prabowo hadir secara langsung bersama sejumlah pejabat tinggi negara. Kehadiran Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Gorontalo dan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain Presiden dan Wakil Presiden, PENAS KTNA XVII juga dihadiri para menteri kabinet, Panglima TNI dan Kapolri, gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Indonesia, serta ribuan peserta KTNA dari seluruh provinsi.

Menurut Muljady, keberhasilan penyelenggaraan PENAS KTNA XVII tidak lepas dari kerja sama dan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, panitia, relawan, aparat keamanan, hingga masyarakat Gorontalo yang turut berperan aktif menyukseskan kegiatan.

“Kehadiran para pemimpin bangsa dan para peserta dari seluruh penjuru Indonesia menjadi kehormatan yang akan selalu dikenang oleh masyarakat Gorontalo. Ini bukan hanya tentang suksesnya sebuah acara, tetapi juga tentang kepercayaan yang diberikan kepada Gorontalo untuk menjadi tuan rumah agenda nasional yang sangat penting bagi petani dan nelayan Indonesia,” ujarnya.

Meski puncak kegiatan telah berlangsung dengan sukses, rangkaian PENAS KTNA XVII masih akan berlanjut hingga penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (25/6/2026).

Ketua Panitia berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan pertukaran pengetahuan yang terbangun selama PENAS KTNA XVII dapat terus memberikan manfaat bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan menjadi bagian dari sejarah PENAS KTNA XVII di Provinsi Gorontalo. Semoga kebersamaan yang terjalin selama kegiatan ini semakin memperkuat komitmen kita dalam memajukan pertanian dan perikanan Indonesia,” tutupnya. (mcgorontaloprov/oman)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....