Jateng Sapu Bersih Prestasi di Tiga Kategori Lomba di PENAS XVII

  • 22 Jun 2026 15:47 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kontingen Jawa Tengah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII 2026 yang bertempat di GORR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Senin, 20 Juni 2026.

Capaian ini menjadi bukti kuat kapasitas, inovasi, serta daya saing petani dan nelayan Jawa Tengah di tingkat nasional.

Dalam kompetisi yang mempertemukan ribuan peserta dari seluruh Indonesia tersebut, kontingen Jawa Tengah sukses memborong sejumlah gelar bergengsi di berbagai kategori lomba.

Hasil resmi yang diterima menyebutkan, Jawa Tengah berhasil meraih Juara I Lomba Temu Karya, yang menunjukkan keunggulan inovasi dan penerapan teknologi tepat guna di sektor pertanian. Prestasi ini menjadi sorotan karena dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi pengembangan agribisnis modern.

Adapun penerima penghargaan pada kategori ini adalah Wartiyo Abdul Aziz, Aan Chunaifi, Rahadian Hadi, Priyono, dan Harnoto.

Tidak hanya itu, kontingen Jawa Tengah juga mengamankan Juara II Lomba Karya Wirausaha, yang diraih oleh Juwari, sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kemampuan dalam mengembangkan usaha agribisnis yang berdaya saing dan berorientasi pasar.

Sementara pada kategori Asah Terampil, Jawa Tengah berhasil meraih Juara III, yang mencerminkan ketangguhan keterampilan teknis serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan di bidang pertanian dan perikanan.

Penerima penghargaan pada kategori ini yaitu Tumbul Ngatiman, H. Ngadimin, dan Darsih.

Ketua KTNA Jawa Tengah Ahmad Sofyan menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Hasil ini disebut sebagai buah dari kerja keras, pembinaan berkelanjutan, serta sinergi antara pemerintah daerah, pendamping, dan para peserta di lapangan.

“Alhamdulillah, ini hasil perjuangan bersama. Jawa Tengah bisa tampil maksimal di semua kategori lomba,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, KTNA Jawa Tengah diharapkan semakin termotivasi untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan muda, mendorong inovasi agribisnis, serta memperluas jejaring usaha.

Capaian ini juga menjadi energi baru bagi pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di Jawa Tengah, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional di Indonesia. (mcgorontaloprov/ppid)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....