PENAS XVII Jadi Magnet Nasional Wagub Papua Selatan Disambut Hangat
- 19 Jun 2026 09:43 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo tak hanya menghadirkan ribuan petani, nelayan, dan penyuluh dari berbagai penjuru Indonesia. Agenda nasional yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo itu juga menjadi ruang perjumpaan para pemimpin daerah yang datang membawa harapan sekaligus pengalaman dari wilayah masing-masing.
Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa tiba di Gorontalo dan disambut Wakil Gubernur Gorontalo. Idah Syaida Rusli Habibie. Penyambutan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada tamu daerah yang hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII Gorontalo, salah satu agenda nasional terbesar di sektor pertanian dan perikanan tahun ini.
Kehadiran delegasi dari Papua Selatan menambah panjang daftar provinsi yang mengambil bagian dalam perhelatan tersebut. Dari ujung barat hingga timur Indonesia, daerah-daerah mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bertemu, berdiskusi, dan saling belajar mengenai tantangan serta peluang pembangunan sektor pangan.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syaidah mengatakan, kehadiran delegasi dari berbagai provinsi merupakan energi positif bagi penyelenggaraan PENAS XVII. Menurut dia, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin yang mempertemukan petani dan nelayan, melainkan ruang untuk membangun jejaring kerja sama antardaerah.
“Partisipasi seluruh provinsi, termasuk Papua Selatan, menunjukkan bahwa semangat membangun pertanian dan perikanan Indonesia tidak mengenal batas wilayah. PENAS menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kolaborasi antardaerah,” ujarnya, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menilai tantangan di sektor pangan saat ini semakin kompleks. Perubahan iklim, kebutuhan peningkatan produktivitas, serta tuntutan inovasi mengharuskan setiap daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, forum seperti PENAS menjadi penting karena membuka ruang pertukaran gagasan dan pengalaman yang dapat diadopsi sesuai karakteristik masing-masing wilayah.
Bagi Gorontalo, menjadi tuan rumah PENAS XVII bukan semata soal kebanggaan. Lebih dari itu, kesempatan tersebut dipandang sebagai panggung untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus memperkenalkan praktik-praktik pertanian dan perikanan yang selama ini berkembang di provinsi tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Selatan mengaku antusias dapat hadir dan menjadi bagian dari penyelenggaraan PENAS XVII Gorontalo. Ia menyebut agenda ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia dalam satu forum bersama. (mcgorontaloprov/ult)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....