Wakil Bupati Boalemo Buka Pembinaan Sarpras dan Alkes Fasilitas Kesehtan Boalemo

  • 25 Mei 2026 05:20 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, membuka kegiatan Pembinaan dan Pemetaan Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan di Puskesmas, Pustu dan Labkesmas tingkat Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Cabana Resort Pantai Bolihutuo, Jumat 22 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan melalui pemetaan sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang sesuai standar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali menyampaikan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta, wajib memenuhi standar ketersediaan sarana prasarana dan alat kesehatan.

“Setiap fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas dan Labkesmas, harus memenuhi persyaratan dan ketersediaan sarana prasarana serta alat kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Lahmudin Hambali.

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan saat ini telah memiliki sistem Aplikasi Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK) yang digunakan untuk memetakan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh daerah.

“Untuk mendapatkan gambaran kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, Kementerian Kesehatan telah memiliki aplikasi ASPAK yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 31 Tahun 2018,” jelasnya.

Menurutnya, ASPAK merupakan aplikasi berbasis web yang menghimpun data serta menyajikan informasi mengenai sarana prasarana dan alat kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Data yang dihasilkan dari aplikasi tersebut sangat penting karena dapat dimanfaatkan untuk penyusunan kebutuhan perencanaan pemenuhan standar pelayanan, izin operasional, penetapan klasifikasi fasilitas kesehatan, penilaian akreditasi hingga pengembangan pelayanan kesehatan.

“Dalam pengembangan pelayanan kesehatan diperlukan data dasar yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pengambil kebijakan dapat melakukannya secara terarah dan terukur,” tambah Lahmudin.

Ia menegaskan bahwa data dasar dalam pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan dapat diperoleh melalui sistem ASPAK, sehingga pengelola fasilitas kesehatan perlu memahami penggunaan aplikasi tersebut secara maksimal.

Karena itu, dirinya berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh materi pembinaan dengan baik agar mampu mengoperasikan aplikasi secara tepat dan optimal.

“Kami berharap bapak ibu dapat mengikuti dengan baik seluruh materi yang akan disampaikan dalam kegiatan ini. Selaku pengelola barang atau aset puskesmas dan Labkesmas, bapak ibu harus memahami betul cara pengoperasian aplikasi tersebut,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....