Forum e-Government Dorong Penguatan SPBE dan Integrasi Data di Gorontalo
- 22 Mei 2026 23:54 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan Forum e-Government yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo di Aula Inspektorat, Kamis 21 Mei 2026.
Forum tersebut menjadi wadah koordinasi dan evaluasi penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga capaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Provinsi Gorontalo yang telah mencapai angka 4,50 dari skala 5.
Kepala Diskominfotik Provinsi Gorontalo, Mohamad Trizal Entengo mengatakan, penguatan integrasi layanan digital antar OPD menjadi fokus utama dalam forum tersebut. Selain meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi, pemerintah daerah juga ingin memastikan seluruh aplikasi yang dikembangkan OPD dapat terhubung dalam satu sistem data terpadu.
Menurutnya, evaluasi terhadap pelaksanaan e-government di tiap OPD perlu dilakukan agar seluruh aplikasi dan layanan digital pemerintah dapat berjalan terintegrasi dan saling mendukung.
Trizal mengungkapkan, saat ini masih terdapat sejumlah aplikasi milik OPD yang belum terhubung dengan aplikasi Open Data Gorontalo atau PENTAGON. Padahal, portal yang baru diluncurkan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail tersebut diharapkan menjadi pusat rujukan data bagi seluruh perangkat daerah.
“Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan oleh OPD-OPD itu harusnya bersumber dari portal itu (PENTAGON) sehingga tidak ada data yang miss. Jangan hanya karena kebutuhan perorangan yang melahirkan inovasi sehingga tidak terintegrasi dengan Kominfo, datanya jadi bias,” ujar Trizal.
Mantan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo itu menambahkan, integrasi data dan layanan digital melalui PENTAGON menjadi bagian penting dalam penguatan SPBE. Dengan integrasi tersebut, pengambilan kebijakan pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran serta mampu menghindari tumpang tindih data antar OPD maupun lintas pemerintah daerah.
“Ini yang perlu kita bahas pada hari ini sehingga akan melahirkan suatu komitmen bersama dalam bentuk rekomendasi dan tindak lanjut bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim menilai forum tersebut sangat penting di tengah perkembangan revolusi digital 4.0 yang terus bergerak cepat. Menurutnya, seluruh layanan pemerintahan harus mampu beradaptasi dengan sistem digital yang lebih mudah, cepat, dan transparan.
“Perkembangan ini membawa tantangan yang luar biasa. Bergerak dari ekonomi manual ke digital. Sudah harus menyambut peradaban baru karena jika tidak bisa merespon, kita akan tertinggal,” kata Sofian.
Sekdaprov juga berharap seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat membangun aplikasi yang terintegrasi di bawah pengelolaan Diskominfotik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pemerintahan yang cerdas, modern, dan berbasis digital di Provinsi Gorontalo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....