Kecamatan Dumbo Raya Deklarasikan Gerakan Pilah Sampah
- 20 Mei 2026 22:17 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo mendeklarasikan Gerakan Pilah Sampah (GPS) sebagai terobosan dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan dari sumbernya.
Gerakan ini menegaskan komitmen Kecamatan Dumbo Raya untuk membangun kesadaran masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah tangga, tempat usaha, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas publik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Pernyataan Komitmen Bersama Pemilahan Sampah dari sumbernya se-Kecamatan Dumbo Raya yang turut didukung oleh SDGs Center UNG.
Dukungan SDGs Center UNG diarahkan untuk memperkuat kemitraan multipihak dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.
Gerakan ini diawali dengan kerja bakti bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan seluruh pihak dalam mendukung pemilahan sampah dari sumbernya.
Camat Dumbo Raya Hariyanto Abas menunjukkan semangat kuat dalam menggerakkan berbagai pihak untuk terlibat langsung dalam gerakan ini. Tidak hanya unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, kegiatan tersebut juga melibatkan TNI, Polsek, Lanal, KSOP Kelas III Gorontalo, LPM, Puskesmas, ASN, kepala sekolah, mahasiswa, perguruan tinggi, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Perkotaan UNG, serta Advisor GIZ Provinsi Gorontalo Boby R. Payu.
"Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bukti bahwa persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Melalui kemitraan multi pihak, Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya ingin memastikan gerakan pilah sampah tidak berhenti pada deklarasi, tetapi benar-benar menjadi aksi nyata yang menjangkau masyarakat secara langsung," kata Raghel Yunginger Kepala Pusat Studi SDGs Center Universitas Negeri Gorontalo, Selasa, 19 Mei 2026.
Salah satu isi pernyataan komitmen tersebut yakni para pihak yang bertanda tangan berberkomitmen untuk bersama-sama mendukung dan melaksanakan pemilahan sampah dari sumbernya demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kecamatan Dumbo Raya.
Di samping itu, salah satu gerakan massif yang dilakukan adalah edukasi ke rumah-rumah masyarakat, dan tempat usaha oleh Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya, Lurah Talumolo, Leato Utara, dan Leato Selatan untuk menghimbau masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya serta mengedukasi tata cara pemilahan dan daur ulang sampah organik menggunakan komposter.
Edukasi tersebut juga melibatkan unsur TNI, Lanal, KSOP Kelas III Gorontalo, akademisi, serta mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Perkotaan UNG. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat edukasi masyarakat, terutama dalam membangun pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah yang terencana, berbasis lingkungan, dan berkelanjutan.
"Masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya memisahkan sampah organik dan anorganik," ujar Raghel.
Ia menjelaskan sampah organik didorong untuk diolah menjadi kompos melalui komposter, sementara sampah anorganik diarahkan untuk dipilah dan didaur ulang agar memiliki nilai manfaat dalam mendukung ekonomi sirkular.
Camat Dumbo Raya menyampaikan bahwa Kecamatan Dumbo Raya berkomitmen menjadi wilayah yang bersih dan bebas sampah.
Menurutnya, keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat.
“Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya berkomitmen untuk terus menggerakkan pemilahan sampah dari rumah tangga, tempat usaha, sekolah, dan fasilitas publik. Masyarakat harus peduli dan ikut berpartisipasi, karena Dumbo Raya bebas sampah hanya dapat diwujudkan jika semua pihak bergerak bersama.
Raghel Yunginger juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan kerja kolaboratif dan berkelanjutan agar gerakan pemilahan sampah dapat menjadi budaya baru di masyarakat.
Raghel yakin dengan pemilahan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Komitmen bersama ini diharapkan menjadi fondasi perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. . (mcgorontaloprov/rls)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....