Kadis PPPA-PMD Gorontalo: Dasa Wisma TP PKK Desa Garda Terdepan PENTAGON

  • 26 Agt 2026 19:36 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PPPA-PMD) Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, SH, MH, MKM, memberikan materi pada kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Gorontalo di Kabupaten Bone Bolango, Rabu, 26 Agustus /2026.

Kegiatan tersebut merupakan agenda lanjutan dari Kegiatan Sosialisasi Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X TP PKK Tahun 2025 kepada TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan, serta TP PKK Desa/Kelurahan yang dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango.

Dalam pemaparannya, Kadis PPPA-PMD Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya memperkuat peran Dasa Wisma TP PKK Desa sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga dan masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, Dasa Wisma memiliki posisi strategis karena kadernya bersentuhan langsung dengan keluarga. Keberadaan Dasa Wisma dapat menjadi kekuatan penting dalam mendeteksi berbagai persoalan keluarga sekaligus mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan.

“Dasa Wisma TP PKK Desa adalah garda terdepan PENTAGON. Dari keluarga, kita dapat melihat berbagai persoalan sekaligus potensi yang ada di masyarakat. Karena itu, penguatan Dasa Wisma harus menjadi perhatian bersama agar kader mampu menjalankan perannya secara optimal,” ujar Yana.

Ia menjelaskan, konsep PENTAGON perlu dimaknai sebagai penguatan kolaborasi berbagai unsur dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang berdaya. Dasa Wisma memiliki peran penting dalam memastikan berbagai program pemerintah dapat diterima dan memberikan manfaat langsung kepada keluarga.

“Peran Dasa Wisma bukan sekadar melakukan pendataan, tetapi bagaimana data dan informasi yang diperoleh dari keluarga dapat menjadi dasar untuk melakukan intervensi yang tepat. Kader harus mampu menjadi penggerak, penyampai informasi, sekaligus mitra pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat,” jelasnya.

Yana juga mengaitkan penguatan Dasa Wisma dengan agenda pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak.

Karena itu, kader PKK di tingkat desa diharapkan mampu meningkatkan edukasi kepada keluarga mengenai pengasuhan positif, pemenuhan hak anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak, serta penguatan ketahanan keluarga.

“Ketika keluarga kuat, perempuan terlindungi dan anak terpenuhi haknya, maka masyarakat juga akan semakin kuat. Inilah yang harus kita bangun bersama melalui gerakan PKK mulai dari tingkat desa,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar kader Dasa Wisma terus meningkatkan kapasitas dan membangun koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, serta perangkat daerah terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar berbagai permasalahan yang ditemukan di tingkat keluarga dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi Hasil Rakernas X TP PKK Tahun 2025 di Kabupaten Bone Bolango menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat implementasi program PKK hingga tingkat desa dan kelurahan.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Gorontalo berharap seluruh jajaran TP PKK dapat semakin memahami arah kebijakan hasil Rakernas X serta menerapkannya secara kontekstual sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Penguatan Dasa Wisma diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan gerakan PKK yang semakin aktif, kolaboratif dan responsif, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan permasalahan sosial. (mcgorontaloprov/fahmi)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....