Rakor Percepatan Cetak Sawah, Target Maret Dievaluasi

  • 02 Mar 2026 03:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah di Kabupaten Pohuwato kembali digelar di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/02/2026). Rapat tersebut dipimpin Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, turut menghadiri rakor tersebut. Hadir pula Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Dalam rakor tersebut, berbagai hal dibahas, terutama terkait tenggat waktu yang diberikan pemerintah pusat untuk pelaksanaan program cetak sawah di Pohuwato. Sejumlah kendala di lapangan diakui menjadi tantangan yang berpotensi menghambat pencapaian target yang telah ditetapkan.

Bupati Saipul menjelaskan, jajaran TNI di bawah komando Pangdam XIII/Merdeka terus berupaya maksimal agar program percetakan sawah di Pohuwato dapat mencapai target. Untuk itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk TNI dan pemerintah daerah, sangat dibutuhkan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo juga meminta agar koordinasi terus diperkuat, disertai konsultasi intensif dengan kementerian terkait. Pasalnya, dinamika di lapangan kerap menghadirkan tantangan yang memerlukan solusi bersama.

Bupati Pohuwato menegaskan agar Kepala Dinas Pertanian Pohuwato terus berkoordinasi secara intens dengan jajaran TNI dan Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap program percetakan sawah tersebut dapat berjalan sukses.

“Insyaallah dengan perhatian gubernur hal ini dapat teratasi. Mengingat waktu yang terus berjalan, target hingga Maret perlu ditinjau kembali. Berdasarkan perkembangan dan hasil diskusi, kemungkinan capaian belum maksimal sesuai batas waktu tersebut. Kami berharap gubernur dapat mengonsultasikan hal ini kepada menteri terkait untuk kemungkinan perpanjangan waktu pelaksanaan. Yang terpenting, target sekitar 5 ribu hektare dapat tercapai dengan baik. Kami akan terus berupaya untuk itu,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....