PSN Diharapkan Dongkrak Ekonomi Boalemo di Tengah Efisiensi Anggaran

  • 26 Jun 2026 10:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah dinilai berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di Kabupaten Boalemo. Berkurangnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat aktivitas ekonomi yang selama ini bergantung pada belanja pemerintah ikut melambat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Husain Etango, mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk mencari sumber penggerak ekonomi lainnya, salah satunya melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN). Menurutnya, keberadaan proyek-proyek PSN harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kesempatan kerja dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Memang betul dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran ini mengakibatkan kucuran APBD kita berkurang. Maka saya kira secara otomatis berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi di daerah kita secara langsung. Karena memang perekonomian kita ini selama ini banyak digerakkan oleh anggaran-anggaran pemerintah,” ucap Husain Etango saat dikonfirmari RRI, Kamis 25 Juni 2026

“Maka berkaitan dengan hal tersebut harapannya kepada pemerintah yang melaksanakan Program Strategis Nasional, termasuk yang ada di Kabupaten Boalemo, bagaimana kegiatan ini harus bisa melibatkan masyarakat, misalnya dalam perekrutan tenaga kerja,” kata Husain

Ia mencontohkan program Koperasi Desa Merah Putih yang dinilainya telah memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk berpartisipasi secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan. Namun demikian, Husain mengingatkan bahwa untuk pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, pemerintah tetap perlu mengedepankan kualitas. Menurutnya, penggunaan tenaga ahli dari luar daerah tidak perlu dipersoalkan selama memang dibutuhkan agar hasil pembangunan sesuai standar.

“Seperti misalnya Koperasi Desa Merah Putih itu kan bagus karena yang melaksanakan masyarakat lokal. Tetapi kalau PSN yang lain memerlukan tenaga ahli dari luar, jangan juga dipaksakan harus tenaga lokal, nanti berpengaruh pada kualitas bangunannya,” tambahnya

Husain berharap seluruh proyek PSN di Kabupaten Boalemo dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah di tengah terbatasnya kemampuan fiskal pemerintah. Ia menilai keterlibatan masyarakat lokal sesuai kompetensi masing-masing akan memberikan manfaat yang lebih luas, baik melalui peningkatan pendapatan maupun terbukanya lapangan kerja baru.

“Setidaknya semua kegiatan PSN itu saya berharap sebagai wakil rakyat di Boalemo sebaiknya melibatkan masyarakat lokal sesuai dengan keahlian dan kemampuan mereka,” pungkas Husain. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....