Deprov Gorontalo Kawal Usulan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi ke Kementerian
- 25 Jul 2026 09:16 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Thomas Mopili, memimpin kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo ke Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Kamis 23 Juli 2026. Rombongan diterima langsung Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, untuk membahas percepatan pembangunan kawasan transmigrasi di Gorontalo.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan Wakil Menteri Transmigrasi ke sejumlah kawasan transmigrasi di Provinsi Gorontalo pada Juni 2026. Fokus pembahasan meliputi usulan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Boalemo, serta wilayah lainnya.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus Thomas Mopili, menegaskan pentingnya pemerintah daerah membangun komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar berbagai usulan pembangunan memperoleh perhatian dalam pengalokasian anggaran.
"Kita tidak bisa hanya menunggu di daerah. Daerah harus proaktif datang ke kementerian untuk mengawal setiap usulan. Alhamdulillah, proposal yang kita sampaikan mendapat respons yang sangat baik dari Wakil Menteri Transmigrasi," ujar Idrus.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu terus memperkuat koordinasi dengan kementerian karena banyak daerah lain juga mengajukan program pembangunan yang sama.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menilai pengembangan kawasan transmigrasi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diarahkan pada penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Ia menyebut kawasan transmigrasi di Gorontalo memiliki potensi hortikultura, seperti durian, alpukat, dan rambutan, yang didukung keberadaan penangkaran bibit mandiri sehingga berpeluang menjadi kawasan percontohan pengembangan pertanian berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Hj. Espin Tulie, mengatakan pihaknya telah menyerahkan proposal revitalisasi infrastruktur yang mencakup pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, hingga perbaikan rumah masyarakat transmigrasi.
Menurut Espin, Kementerian Transmigrasi juga membuka peluang dukungan terhadap revitalisasi sarana pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA.
Anggota Komisi III, Syarifudin Bano, turut menyampaikan aspirasi masyarakat hasil reses di kawasan transmigrasi Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Aspirasi tersebut meliputi peningkatan kualitas jalan, perbaikan sekolah, serta penyediaan jaringan air bersih di Desa Bukit Aren, Ayumolingo, dan Hiyalo Oyile.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, mengajak Kementerian Transmigrasi mengunjungi kawasan transmigrasi di Kabupaten Boalemo yang dinilai berhasil berkembang, khususnya Kecamatan Wonosari yang memiliki potensi sebagai kawasan Kota Terpadu Mandiri.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Ia menjelaskan secara nasional terdapat sekitar 2,2 juta kepala keluarga atau 9,2 juta jiwa peserta transmigrasi yang tersebar di 154 kawasan prioritas nasional.
Menurutnya, Gorontalo memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki kawasan transmigrasi di empat kabupaten dengan peluang pengembangan sektor pertanian, permukiman, dan pemberdayaan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....