Tanam Raya Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan Nasional

  • 12 Mar 2026 20:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 dilaksanakan secara nasional sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia ini dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan dipusatkan di wilayah Ogan Ilir.

Di Provinsi Gorontalo, kegiatan penanaman jagung berlangsung di lahan Dusun Teladan, Desa Isimu Selatan. Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat ketersediaan stok jagung nasional serta menjadikan Indonesia sebagai salah satu lumbung jagung.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

“Acara ini merupakan acaranya Polri yang dipusatkan di Sumatera Selatan, tepatnya di daerah Ogan Ilir. Tujuannya agar kita bisa menjadi lumbung jagung nasional, sehingga kita memiliki stok jagung nasional dan ke depan bisa swasembada jagung,” ujar Hamzah.

Ia juga menjelaskan bahwa Polri mendapat tanggung jawab dari pemerintah yang dipimpin Prabowo Subianto untuk menjadi salah satu pilar dalam mengawal program swasembada pangan, khususnya pada komoditas jagung.

Menurut Hamzah, kegiatan penanaman jagung serentak ini menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Hamzah berharap ke depan program penanaman jagung tidak hanya dilakukan oleh institusi Polri, tetapi juga dapat melibatkan masyarakat petani secara lebih luas, khususnya di Gorontalo.

“Harapannya kolaborasi ini bukan hanya oleh Polri, tetapi juga bersama masyarakat petani Indonesia, terutama di Gorontalo. Petani yang masih kekurangan iptek maupun modal bisa berkolaborasi dengan Polri agar menghasilkan jagung yang berkualitas dan dalam jumlah banyak, sehingga kita bisa kembali mengekspor jagung,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita