MTQ Nasional Jadi Momentum Perkuat Pembinaan Generasi Qurani di Gorontalo
- 21 Sep 2026 14:20 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Keikutsertaan kafilah Gorontalo dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan generasi Qurani di daerah.
Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa, mengatakan MTQ Nasional tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an.
Hal itu disampaikan Asrul saat menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Sabtu 19 September 2026. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan Kanwil Kemenag Gorontalo terhadap kafilah yang telah mengikuti berbagai cabang musabaqah.
Menurut Asrul, pengalaman yang diperoleh para peserta selama berada di tingkat nasional dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pola pembinaan tilawatil Qur’an di Gorontalo.
Ia berharap pembinaan tidak berhenti pada persiapan menghadapi kompetisi, tetapi terus berlanjut untuk membentuk generasi yang mampu memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menutup MTQ Nasional XXXI menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ berikutnya akan dilaksanakan di Jakarta pada 2027.
Menag menegaskan, berakhirnya rangkaian kompetisi bukan berarti berakhir pula upaya membumikan Al-Qur’an. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an justru perlu semakin diwujudkan dalam kehidupan masyarakat setelah seluruh rangkaian MTQ selesai.
Penutupan MTQ Nasional XXXI dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Turut hadir Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab, para kepala daerah, pejabat Kementerian Agama, alim ulama, Dewan Hakim, serta kafilah dari seluruh Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....