Pengawasan Umrah Diperkuat, Kemenhaj Gorontalo Pastikan Jemaah Pegang Tiket

  • 30 Agt 2026 20:01 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Gorontalo memperkuat pengawasan keberangkatan jemaah umrah dengan memastikan setiap jemaah memiliki tiket perjalanan pulang-pergi. Pengawasan dilakukan untuk memberikan kepastian keamanan dan perlindungan bagi jemaah selama perjalanan ibadah. Tim Pengawas Umrah dan Haji Khusus Kanwil Kemenhaj Gorontalo melakukan pemeriksaan langsung terhadap keberangkatan jemaah di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Minggu 30 Agustus 2026.

Pengawasan kali ini dilakukan terhadap 18 jemaah yang diberangkatkan oleh PT Dinar Amanah Mulia. Tim memastikan tiket perjalanan dari Indonesia menuju Arab Saudi hingga tiket kepulangan ke Tanah Air telah tersedia.

Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo, Syafwan Eki, mengatakan kepastian tiket pulang menjadi salah satu hal penting yang harus dipastikan sebelum jemaah diberangkatkan.

“Kami ingin memastikan jemaah umrah yang diberangkatkan semuanya telah memiliki tiket pulang-pergi, baik dari Tanah Air menuju Arab Saudi maupun dari Arab Saudi kembali ke Tanah Air,” kata Syafwan Eki.

Selain tiket, petugas memeriksa dokumen perjalanan jemaah, termasuk paspor dan visa umrah. Dari hasil pemeriksaan, seluruh dokumen jemaah yang diberangkatkan dalam kondisi lengkap.

“Sekaligus kami memastikan seluruh jemaah telah memiliki paspor dan visa umrah. Alhamdulillah, berdasarkan dokumen yang kami periksa, semuanya telah lengkap,” ucapnya.

Kemenhaj Gorontalo juga meminta pendamping jemaah dari PPIU terkait memberikan pelayanan secara maksimal, mulai dari keberangkatan, selama berada di Arab Saudi, hingga jemaah kembali ke Indonesia.

Syafwan menegaskan pengawasan keberangkatan umrah akan dilakukan secara berkala. Kehadiran petugas di bandara menjadi bagian dari upaya memastikan penyelenggara memenuhi kewajibannya dan hak jemaah terlindungi.

“Setiap keberangkatan umrah, kami akan berupaya hadir di bandara untuk melakukan pengawasan. Tujuannya memastikan seluruh jemaah dapat berangkat dengan aman serta memiliki seluruh dokumen perjalanan yang dipersyaratkan,” tambahnya.

Pengawasan tersebut sekaligus diarahkan untuk memastikan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah atau PPIU memberikan kepastian pelayanan kepada jemaah sesuai ketentuan. Kemenhaj berharap pengawasan berkelanjutan dapat mencegah persoalan perjalanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....