Kemenag Boalemo Resmikan Gedung Baru MIS Al-Ikhwan Tangga Barito
- 23 Agt 2026 14:10 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo — Gedung baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Ikhwan Tangga Barito yang dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) 2 resmi diresmikan, Kamis 20 Agustus 2026. Peresmian tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se-Kabupaten Boalemo.
Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, Djufri Rauf, menghadiri langsung kegiatan tersebut. Turut hadir Tim Sarana dan Prasarana Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Boalemo Mesra Kakilo bersama staf, serta para Pengawas Madrasah.
Melalui PHTC 2, MIS Al-Ikhwan Tangga Barito mendapatkan pembangunan sebanyak 10 unit bangunan yang terdiri atas enam ruang kelas, ruang kepala madrasah, ruang dewan guru, ruang perpustakaan, dan ruang UKS. Selain itu, turut dibangun tujuh unit MCK dan dilakukan rehabilitasi masjid.
Djufri Rauf menyampaikan apresiasi atas pembangunan fasilitas tersebut. Ia menegaskan, peningkatan sarana dan prasarana harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan serta kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
“Kami menyambut baik pembangunan ini. Fasilitas yang semakin baik harus diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik. Karena itu, setelah PHTC ini kita berharap jumlah siswa di MIS Al-Ikhwan juga meningkat,” ujar Djufri.
Menurutnya, keberhasilan program PHTC tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan baru, tetapi juga dari sejauh mana fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal dan mampu memberikan dampak terhadap perkembangan madrasah.
“Jangan sampai gedungnya bertambah, tetapi jumlah siswanya tidak bertambah. Kita ingin ada korelasi antara peningkatan sarana dengan peningkatan kepercayaan masyarakat. Madrasah harus mampu menunjukkan bahwa fasilitas yang diberikan pemerintah benar-benar menghasilkan perubahan,” tegasnya.
Selain mendorong peningkatan jumlah peserta didik, Djufri juga meminta pihak madrasah memperhatikan aspek lingkungan melalui program penghijauan. Ia menilai pembangunan madrasah perlu berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Hal tersebut, kata Djufri, sejalan dengan konsep ekoteologi yang menekankan kesadaran menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.
“Madrasah jangan hanya menjadi tempat anak-anak belajar ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga tempat mereka belajar mencintai lingkungan. Penghijauan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menanam dan merawat pohon di lingkungan madrasah,” katanya.
Djufri berharap gedung baru tersebut menjadi titik awal bagi MIS Al-Ikhwan Tangga Barito untuk meningkatkan prestasi, memperkuat tata kelola, menambah jumlah peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan ramah anak.
Ia juga mengajak seluruh unsur madrasah menjaga dan memanfaatkan fasilitas PHTC 2 secara optimal sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang telah diberikan pemerintah.
“Gedung ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak. Mari kita rawat bersama, kita manfaatkan sebaik-baiknya, dan kita buktikan bahwa bantuan yang diberikan mampu melahirkan perubahan nyata bagi madrasah dan masyarakat,” pungkasnya.
Peresmian gedung baru MIS Al-Ikhwan Tangga Barito sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antar-madrasah melalui KKMI se-Kabupaten Boalemo dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah di daerah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....