Kakanwil Kemenag Gorontalo Buka Orientasi Dewan Hakim MTQ 2026
- 04 Jul 2026 03:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Yunus Bobihu, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kamis 2 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diikuti Ketua dan Anggota Dewan Hakim dari seluruh cabang lomba MTQ. Hadir pula Ketua Dewan Hakim MTQ Provinsi Gorontalo yang juga Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Gorontalo, H. Yassir Arafat Dama, jajaran Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota, serta panitia pelaksana MTQ Provinsi Gorontalo.
Dalam sambutannya, Mahmud Yunus Bobihu menegaskan bahwa orientasi dewan hakim merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat integritas, serta meningkatkan profesionalisme para hakim dalam menjalankan tugas penilaian selama pelaksanaan MTQ.
“Kunci sukses MTQ bukan hanya terletak pada kualitas peserta, tetapi juga pada objektivitas dan integritas dewan hakim. Dari tangan Bapak dan Ibu semua akan lahir qari dan qariah terbaik yang membawa nama harum Gorontalo ke tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Mahmud, kualitas penyelenggaraan MTQ sangat bergantung pada kredibilitas dewan hakim. Karena itu, seluruh proses penilaian harus dilakukan secara jujur, adil, transparan, dan penuh tanggung jawab agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas, terutama apabila terdapat peserta yang memiliki hubungan kekerabatan dengan dewan hakim.
“Integritas dewan hakim adalah harga mati, termasuk dalam menjaga netralitas apabila terdapat peserta yang memiliki hubungan kekerabatan. Objektivitas harus menjadi prinsip utama,” tegasnya.
Selain itu, Mahmud menyoroti tantangan di era digital yang menuntut setiap dewan hakim untuk lebih bijaksana dalam bersikap, baik saat memberikan pernyataan maupun dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap ucapan dan tindakan dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan MTQ.
Ia berharap orientasi tersebut mampu memperkuat komitmen seluruh dewan hakim dalam menjunjung tinggi nilai keadilan, independensi, dan profesionalisme sehingga hasil penilaian dapat diterima oleh seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Mahmud menambahkan, keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari kemeriahan penyelenggaraan, tetapi juga dari keberhasilannya melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Orientasi dewan hakim menjadi tahapan awal dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia menjelang pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Melalui pembekalan ini, seluruh dewan hakim diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional demi mewujudkan penyelenggaraan MTQ yang aman, tertib, berkualitas, dan berintegritas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....