Kemenag Kota Gorontalo Ajak Umat Jaga Kerukunan dari Hoaks
- 30 Mei 2026 08:52 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Sebagai daerah yang dihuni oleh beragam etnis, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo berkomitmen untuk terus menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang berbeda latar belakang kultur. Perbedaan yang ada diharapkan dapat terus menjadi perekat persatuan bagi seluruh suku maupun agama di Provinsi Gorontalo.
Meskipun Kota Gorontalo memiliki tingkat heterogenitas yang tinggi, masyarakatnya terbukti mampu hidup berdampingan secara damai. Dalam hal ini, Kemenag memegang peran aktif dalam melakukan pembinaan kerukunan, baik intern maupun antarumat beragama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawati Nuna, mengemukakan bahwa di tengah keberagaman etnis dan budaya tersebut, falsafah hidup masyarakat Gorontalo, yakni "Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah", tetap menjadi pilar utama pemersatu bangsa di daerah tersebut. Namun, di era digital saat ini, tantangan menjaga kerukunan tersebut kian berkembang.
"Dengan adanya kemajuan teknologi informasi dewasa ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menerima berbagai informasi guna mengantisipasi penyebaran berita bohong atau hoaks. Informasi hoaks patut diwaspadai bersama karena berdampak sangat buruk terhadap stabilitas dan kedamaian masyarakat," ujar Misnawati Nuna, Jumat (29/5/2026).
Oleh karena itu, Kemenag Kota Gorontalo senantiasa mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk para tokoh dan umat beragama, untuk bijak memanfaatkan media sosial dan teknologi informasi demi menebarkan hal-hal positif yang bernilai manfaat bagi kerukunan.
"Kami di Kementerian Agama Kota Gorontalo juga tengah menggulirkan program prioritas yang diarahkan untuk membina sikap kerukunan dan rasa cinta sesama yang ditanamkan sejak usia dini. Kami optimistis, melalui upaya preventif dan edukatif seperti ini, suasana rukun dan kondusif di tengah masyarakat akan terus terjaga," tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....