Kemenag Gorontalo dan BKKBN Perkuat Sinergi Cegah Stunting menuju Indonesia Emas
- 12 Mei 2026 14:18 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Dalam upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Kaswad Sartono, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama BKKBN Perwakilan Provinsi Gorontalo, Senin 4 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kemendukbangga tersebut mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Rakorda ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas sejak dini.
Dalam kesempatan itu, Plt. Kakanwil Kemenag Gorontalo, H. Kaswad Sartono, menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam pembangunan keluarga, khususnya melalui edukasi kepada remaja dan calon pengantin sebagai langkah pencegahan stunting.
“Kerja sama ini menjadi landasan kita untuk mengoptimalkan peran lembaga keagamaan. Fokus kita adalah memberikan bimbingan pra nikah yang komprehensif bagi calon pengantin, serta pembinaan bagi remaja usia sekolah maupun usia nikah,” ujar Kaswad.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek administrasi pernikahan, tetapi juga kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus rantai stunting sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di Provinsi Gorontalo.
Untuk mendukung implementasi program tersebut, Kemenag Gorontalo akan mengoptimalkan peran para penyuluh agama, penghulu, serta lembaga pendidikan keagamaan di seluruh wilayah.
“Kami memiliki peran strategis melalui penyuluh agama, penghulu, serta lembaga pendidikan keagamaan. Mereka akan menyampaikan edukasi berkelanjutan terkait pentingnya kesiapan berkeluarga guna mewujudkan keluarga yang berkualitas dan sehat,” tegasnya.
Rakorda dan penandatanganan MoU ini turut dihadiri Gubernur Gorontalo, H. Gusnar Ismail, serta Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, H. Effendi Korompot. Kehadiran para pimpinan instansi tersebut mempertegas komitmen bersama bahwa pembinaan remaja dan calon pengantin merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor demi masa depan Gorontalo yang lebih baik.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama dan BKKBN, diharapkan program bimbingan pra nikah dan pembinaan remaja dapat berjalan lebih terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata dalam menciptakan generasi unggul serta bebas stunting di Bumi Serambi Madinah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....