Kabag TU Kemenag Gorontalo Tekankan Peran Arsiparis dalam Tata Kelola Organisasi

  • 12 Mei 2026 07:10 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mahmud Y. Bobihu, menggelar pertemuan bersama Tim Arsiparis Kanwil Kemenag Gorontalo di Lobby PTSP Kanwil, Senin 4 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Mahmud Bobihu menegaskan pentingnya peran strategis arsiparis dalam mendukung tata kelola organisasi yang akuntabel, tertib, dan profesional. Menurutnya, arsiparis menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlangsungan informasi dan administrasi kelembagaan.

“Seluruh dokumen, baik kecil maupun besar, berada dalam kendali para pengelola arsip. Mereka yang memahami alur, mengetahui letak, dan menguasai detail informasi. Ini adalah peran yang sangat penting dan tidak boleh dianggap sepele,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar seluruh arsiparis memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam pengelolaan arsip. Menurutnya, tidak boleh ada sikap saling menghindar atau menganggap tugas pengarsipan sebagai beban individu semata.

Selain itu, Mahmud juga mendorong para arsiparis untuk menjadi aktor kreatif dalam organisasi. Ia menilai, sekecil apa pun peran yang dijalankan, apabila dilakukan dengan inovatif dan penuh dedikasi akan memberikan kontribusi besar bagi lembaga.

“Ketika ada permintaan data dari pusat, yang pertama dicari adalah arsiparis. Ini menunjukkan bahwa peran saudara-saudara sangat strategis. Jadikan ini sebagai kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berkembang,” tegasnya.

Dalam arahannya, Mahmud menyampaikan bahwa terdapat tiga hal penting yang harus dimiliki seorang arsiparis unggul, yakni kemampuan, keterampilan, dan niat untuk terus berkembang.

“Kita semua sebenarnya mampu. Yang membedakan adalah kemauan untuk belajar dan berkembang. Jika tiga hal ini dimiliki, saya yakin arsiparis Kanwil Gorontalo bisa menjadi yang terbaik,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh arsiparis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna mewujudkan sistem pengelolaan arsip yang lebih efektif dan profesional.

Pada kesempatan itu, Mahmud Bobihu turut mengingatkan agar para arsiparis segera melakukan opname terhadap arsip yang telah memasuki masa retensi untuk dimusnahkan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Dengan kerja bersama, komitmen, dan niat yang baik, saya yakin pengelolaan arsip di Kanwil Kemenag Gorontalo akan menjadi rujukan bagi instansi lain maupun daerah lainnya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....