Asrul Lasapa: KUA Harus Jadi Pusat Layanan Keagamaan Profesional

  • 25 Apr 2026 12:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa, menegaskan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) harus menjadi pusat layanan keagamaan yang profesional, inklusif, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat meresmikan KUA Kecamatan Kabila di Desa Tanggilingo, Rabu, 22 April 2026, yang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh agama, serta jajaran Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Asrul menekankan bahwa kualitas layanan KUA sangat ditentukan oleh tiga hal utama, yakni ketersediaan sarana dan prasarana yang representatif, sumber daya manusia yang kompeten, serta sistem pelayanan yang efektif.

“Ruang kerja yang nyaman bukan sekadar fasilitas, tetapi menjadi faktor penting dalam melahirkan ide, inovasi, dan pelayanan yang berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KUA memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Selain layanan nikah dan rujuk, KUA juga memberikan layanan konsultasi keluarga, zakat, wakaf, hingga pembinaan kemasjidan.

Dalam konteks kemasjidan, Asrul menegaskan pentingnya peran KUA dalam mengoordinasikan jadwal khutbah serta memastikan para penceramah memiliki kompetensi dan pemahaman keagamaan yang moderat.

“KUA harus memiliki database penceramah dan khatib yang berkualitas, sehingga pesan keagamaan yang disampaikan tidak bersifat provokatif, tetapi menyejukkan dan membangun,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pelayanan yang baik harus ditunjang dengan kenyamanan lingkungan. Menurutnya, fasilitas yang layak dan suasana yang nyaman akan meningkatkan kepercayaan serta kepuasan masyarakat terhadap layanan KUA.

“Jika tempatnya nyaman, masyarakat akan datang dengan nyaman, menyampaikan masalahnya, dan pulang dengan kepuasan,” tambahnya.

Peresmian gedung baru KUA Kecamatan Kabila tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan keagamaan sekaligus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....