MenHAM RI Sebut Gorontalo sebagai Provinsi Masa Depan Indonesia

  • 31 Mar 2026 13:30 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) RI, Natalius Pigai, memuji potensi Gorontalo dan menyebut daerah tersebut sebagai provinsi masa depan Indonesia dalam kunjungan kerjanya. Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di rumah jabatan gubernur yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Selasa 31 Maret 2026.

Menurut Pigai, Gorontalo memiliki karakteristik yang berbeda dibanding daerah lain, termasuk dalam hal penamaan wilayah yang dinilai memiliki makna filosofis tersendiri.

“Gorontalo adalah provinsi masa depan Indonesia. Menurut saya, ini satu-satunya provinsi di Sulawesi yang tidak menyematkan nama Sulawesi di belakangnya,” ucap MenHAM Natalius Pigai.

Ia menilai, tidak digunakannya embel-embel arah mata angin seperti barat, utara, selatan, atau lainnya, menjadi simbol bahwa Gorontalo memiliki posisi penting di kawasan tersebut.

“Kalau tidak disebut Sulawesi Barat atau Utara, maka sesungguhnya Gorontalo adalah Provinsi Sulawesi,” kata Natalius Pigai.

Selain agenda silaturahmi, kunjungan ini juga diisi dengan rencana kegiatan penguatan kapasitas HAM yang akan digelar di Universitas Negeri Gorontalo pada 1 April 2026.

Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pelajar tingkat SMA sederajat.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri HAM dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai hak asasi manusia.

“Semoga kehadiran Menteri HAM menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga harmoni dan menjunjung tinggi hak-hak dasar manusia,” tambah Gusnar Ismail.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....