Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Goronatalo Ajak Umat Perkuat Iman lewat Adorasi

  • 25 Mar 2026 00:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Di tengah derasnya arus modernitas dan kesibukan duniawi yang kerap menyita ketenangan batin, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Reinne F. Koraag, mengajak umat Katolik untuk kembali menimba kekuatan dari sumber kehidupan melalui Adorasi kepada Sakramen Mahakudus.

Pesan tersebut disampaikannya saat prosesi rekaman siaran religi Pelita Kasih Katolik di Studio TVRI Gorontalo.

Dalam penyampaiannya, Reinne menyoroti kecenderungan manusia yang sering terjebak dalam kekhawatiran akibat berbagai persoalan hidup. Ia menegaskan bahwa ketenangan sejati tidak ditemukan dalam kepanikan, melainkan dalam keheningan di hadapan Tuhan.

“Seringkali kita merasa lelah karena mencoba memikul segalanya sendirian. Di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk kehidupan ini, saya mengajak kita semua: marilah memberikan waktu yang berkualitas untuk Tuhan dalam adorasi suci,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap berserah sebagai wujud iman yang mendalam. Menurutnya, kesadaran akan keterbatasan manusia justru membuka ruang bagi campur tangan Tuhan dalam kehidupan.

“Ingatlah, kita mungkin punya banyak kendala, tetapi Tuhan punya kendali penuh. Segala persoalan akan terasa ringan jika kita mau berserah sepenuhnya kepada-Nya dan menyembah-Nya dalam Roh dan Roh Kebenaran,” tegas Reinne.

Dalam pesan yang disampaikannya, terdapat beberapa poin utama yang menjadi refleksi bagi umat, yakni menjadikan adorasi sebagai prioritas di tengah kesibukan, mengganti kecemasan dengan sikap iman dan penyerahan diri, serta meningkatkan kualitas doa dengan penyembahan yang tulus sesuai ajaran Kitab Suci.

Kegiatan rekaman ini merupakan bagian dari program rutin Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Gorontalo dalam memberikan pembinaan iman melalui media televisi. Upaya ini diharapkan mampu menjangkau umat secara lebih luas serta memperkuat ketahanan spiritual di tengah tantangan zaman.

“Kami berharap, melalui siaran Pelita Kasih ini, umat tidak hanya melihat adorasi sebagai sebuah tradisi, tetapi sebagai kebutuhan batin untuk selalu terhubung dengan Sang Pencipta,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....