Kakan Kemenhaj: Jemaah Haji Aset Sosial, Berperan Tekan Konflik dan Kemiskinan

  • 26 Apr 2026 12:12 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Bone Bolango - Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bone Bolango, Abdulrahman Jusuf, menegaskan bahwa jemaah haji merupakan aset penting bagi daerah, tidak hanya dari sisi spiritual tetapi juga sosial.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan doa pemberangkatan jemaah haji asal Tapa Bulango di Panti Asuhan Harapan Kita, Minggu 26 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada IPHI Muzdalifah Tapa Bulango sebagai penyelenggara kegiatan yang dinilai konsisten menjaga tradisi pembinaan jemaah haji.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya mendoakan, tetapi juga memperkuat kesiapan spiritual jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini aset sering dimaknai sebagai sesuatu yang bersifat material, padahal jemaah haji juga merupakan aset berharga yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Jemaah haji ini adalah aset daerah. Kehadiran mereka bisa menciptakan suasana yang lebih aman, menekan konflik, bahkan berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan melalui kepedulian sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, ibadah haji sejatinya merupakan perjalanan spiritual yang berdampak pada perubahan karakter seseorang menjadi lebih lembut, bijak, dan tidak menyakiti orang lain.

Output dari ibadah haji, lanjutnya, adalah lahirnya pribadi yang mampu menjadi penengah dalam konflik sosial serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan demikian, keberadaan jemaah haji di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang membawa dampak positif bagi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....