PPIH Gorontalo Matangkan Pemulangan Jemaah Haji
- 27 Jun 2025 15:43 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Menjelang fase pemulangan jemaah haji asal Provinsi Gorontalo, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo terus mematangkan berbagai persiapan teknis dan koordinatif untuk memastikan proses layanan kepada jemaah berjalan lancar, tertib, dan maksimal.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H. Mansur Basir, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PPIH Provinsi Gorontalo, usai menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Gedung Jabal Uhud, Asrama Haji Gorontalo, pada Rabu (25/6/2025).
“Persiapan pemulangan jemaah haji dari Kloter 28, 30, dan 32 sudah memasuki tahap akhir. Ini mencakup koordinasi antarinstansi, kesiapan fasilitas asrama, moda transportasi, hingga penyambutan oleh pemerintah daerah dan keluarga jemaah,” ujar Mansur
Menurutnya, rapat lintas sektoral ini sangat penting untuk menyatukan langkah, sehingga semua pihak yang terlibat dalam pemulangan jemaah haji memahami peran masing-masing. Ia berharap seluruh proses pemulangan berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan penuh kekhidmatan, agar para jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Mansur menjelaskan, Kloter 28 dijadwalkan tiba lebih awal, disusul oleh Kloter 30 dan 32. Dengan total 967 jemaah yang akan dipulangkan, kesiapan Asrama Haji Gorontalo dan dukungan logistik sangat penting, termasuk dalam hal penjemputan, konsumsi, layanan kesehatan, serta pengamanan.
“Seluruh petugas, baik dari Kemenag, Dinas Kesehatan, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Gorontalo, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya telah dilibatkan. Kita pastikan koordinasi dan teknis di lapangan sudah matang,” imbuhnya
Mansur juga menekankan pentingnya pelayanan prima saat jemaah tiba di tanah air, mengingat mereka telah menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang dan mungkin dalam kondisi fisik yang tidak seluruhnya prima. Ia meminta agar seluruh tim memberikan perhatian khusus, terutama kepada jemaah lanjut usia dan jemaah dengan kebutuhan khusus.
“Penting bagi kita untuk memberikan perhatian ekstra kepada jemaah yang membutuhkan, seperti lansia dan mereka yang memiliki kondisi fisik tertentu. Kami juga memastikan agar seluruh proses penjemputan berjalan dengan baik dan tepat waktu,” ungkapnya
Lebih lanjut, Mansur mengimbau kepada keluarga jemaah untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan selama proses penjemputan, seperti pembatasan jumlah penjemput yang boleh hadir di lingkungan asrama. Hal ini dilakukan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, baik bagi jemaah maupun pihak yang terlibat dalam proses penyambutan.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk mendoakan agar jemaah tiba dengan selamat, dalam keadaan sehat, dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Mansur, menutup keterangannya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, BKK Kelas 1 Gorontalo, Satpol PP, serta sejumlah mitra lainnya yang tergabung dalam tim layanan penyelenggaraan ibadah haji di daerah.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan proses pemulangan jemaah haji asal Provinsi Gorontalo dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah yang kembali ke tanah air. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....