Arab Saudi Perketat Haji, Jemaah Wajib Nusuk

  • 22 Mei 2025 20:15 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Pemerintah Arab Saudi memperketat penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sebagai langkah antisipasi terhadap keberadaan jemaah ilegal. Menyikapi hal tersebut, jemaah haji asal Provinsi Gorontalo diimbau untuk menggunakan kartu identitas Nusuk selama berada di Tanah Suci.

Kementerian Agama berkomitmen agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 berjalan lancar. Untuk menunjang pelayanan kepada jemaah, pemerintah pusat hingga daerah menerapkan program One Stop Service. Program ini melibatkan lintas sektor, yang terbukti sangat membantu calon jemaah karena pelayanan dilakukan secara terpadu dalam satu tempat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, Sabara Karim Ngou, menjelaskan bahwa pemeriksaan identitas jemaah sangat penting, terlebih karena aturan haji dari Pemerintah Arab Saudi tahun ini lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya minta kepada seluruh jemaah calon haji asal Provinsi Gorontalo, ketika tiba di Mekah dan menerima kartu Nusuk, agar menggunakan kartu tersebut dengan baik. Kartu Nusuk merupakan identitas resmi sekaligus syarat mutlak bagi jemaah untuk bisa memasuki Masjidil Haram, baik di Mekah maupun Madinah,” jelas Sabara, Kamis (22/05/2025).

Ia menambahkan, pengetatan ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi mencegah keberangkatan jemaah ilegal yang menggunakan visa non-haji. Oleh karena itu, Sabara mengajak seluruh jemaah untuk mematuhi aturan dan menggunakan kartu Nusuk sebagai bagian dari kelancaran pelaksanaan seluruh tahapan ibadah haji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....