Sofyan Puhi Dorong UMKM Keripik Pisang Tilihuwa Tingkatkan Kualitas Produk

  • 16 Sep 2026 11:24 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mendorong pelaku UMKM keripik pisang Tilihuwa meningkatkan kualitas produk, kemasan dan legalitas usaha agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk jaringan ritel modern.

Dorongan tersebut disampaikannya saat menghadiri Launching Produk UMKM di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Selasa 15 September 2026.

Keripik pisang merupakan produk UMKM yang telah lama menjadi salah satu produk yang identik dengan Kelurahan Tilihuwa, sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat. Namun, Sofyan melihat produk tersebut selama ini masih banyak dipasarkan secara konvensional.

“Dari dulu kalau ditanya keripik pisang itu dari mana, jawabannya Tilihuwa. Nah, sekarang bagaimana produk ini kita dorong agar naik kelas,” kata Bupati Sofyan.

Sofyan menekankan, peningkatan kualitas produk harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi, kemasan, legalitas usaha hingga pemenuhan standar yang dibutuhkan untuk memasuki pasar modern.

Sofyan juga memberikan apresiasi atas pendampingan UMKM yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Gorontalo demi membantu para pelaku UMKM melakukan pembenahan kemasan, pengurusan izin usaha dan label halal. Menurutnya, kelengkapan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pemasaran.

Tahap berikutnya, kata Sofyan, produk keripik pisang Tilihuwa perlu mengikuti proses kurasi agar dapat masuk ke jaringan ritel modern seperti Alfamart, Indomaret dan Alfamidi. Karena itu, ia meminta rumah produksi di Tilihuwa dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pengolahan yang lebih higienis dan memenuhi standar produksi, termasuk dalam pemenuhan sertifikasi halal.

“Jangan hanya diproduksi di rumah-rumah. Manfaatkan rumah produksi agar prosesnya lebih steril dan produk kita semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo Sukri Moonti mengatakan, pendampingan UMKM tersebut menyasar sekitar 50 pengrajin keripik di Tilihuwa. Pendampingan dilakukan mulai dari pengurusan izin usaha, label halal, pembenahan kemasan hingga pemasaran.

“BAZNAS mengupayakan mulai dari produk, kemasan, label halal dan izin produksinya. Insya Allah setelah ini kita dorong agar produk mereka bisa masuk pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, BAZNAS Kabupaten Gorontalo turut menyalurkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, kebencanaan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....