CV. Nature Birkah Kirim Bahan Baku Produksi Briket menuju Arab Saudi
- 13 Mei 2026 16:41 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Gorontalo kembali melakukan pengiriman arang batok kelapa, yaitu bahan baku utama produksi arang briket, yang akan dijual di pasar internasional, dengan negara tujuan Arab Saudi. Material arang batok kelapa ini dikelola oleh CV. Nature Birkah, salah satu industri dibawah naungan Komunitas Ekspor Gorontalo. Pelepasan arang batok kelapa ini berlangsung di Desa Pentadio Timur, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu 13 Mei 2026.
Direktur CV Nature Birkah, Nizar Lawani mengungkapkan, pengiriman material briket kali ini merupakan yang ke-33 kalinya terhitung sejak tahun 2021. Di tahun 2026, ini merupakan pengiriman perdana akibat berbagai kendala yang dihadapi sejak awal tahun, salah satunya dampak konflik di kawasan Timur Tengah.
"Kami sudah melakukan aktivitas ekspor briket ini dari tahun 2021. Sudah berjalan sekitar 4-5 tahun ini, kita sudah melakukan 33 kali pengiriman," kata Nizar.
"Ini ekspor perdana di tahun 2026. Kendala di tahun ini, kita tau bersama di timur tengah ada peperangan, ini sedikit menghambat kita melakukan pengiriman ke sana. Alhamdulillah, dari penyedia jasa logistik kemarin menginformasikan kepada kami ada alternatif lain yang dapat dilalui untuk pengiriman briket menuju Arab Saudi," tambahnya.
Nizar mengatakan, permintaan briket dari Arab Saudi mencapai sekitar dua kontainer untuk per bulannya. Untuk memenuhi itu, setiap bulan pihaknya melakukan pengiriman material arang batok kelapa kurang lebih sebanyak 10 kontainer menuju perusahaan arang briket di pulau Jawa, yang sudah menjadi mitra dari CV. Nature Birkah.
"Material arang batok kelapa yang kami kirim ini nanti akan di proses dulu menjadi briket di pabrik yang ada di Jawa. Pabrik-pabrik itu adalah mitra kami, sudah ada perjanjian kerja sama. Mereka yang nantinya melakukan pengiriman arang briket menuju Arab Saudi," tuturnya.
Seluruh material arang batok kelapa yang telah dilepas pada hari ini segera dikirim menuju Surabaya melalui jalur laut. Diperkirakan, proses pengiriman akan memakan waktu hingga satu pekan.
"Setiap pekannya pasti ada pemberangkatan kapal. Estimasi waktu yang dibutuhkan itu sekitar 5-7 hari untuk sampai ke Jawa," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komunitas Ekspor Gorontalo Sumitro Lopuo, mengaku senang pihaknya bisa melakukan pelepasan ekspor arang briket dari salah satu anggota komunitas menuju luar negeri, yakni Arab Saudi. Kegiatan ini diharapkan semakin memicu para pelaku usaha di Gorontalo dalam melakukan ekspor hasil produksi menuju pasar luar negeri.
"Inshaallah ini menjadi titik awal dan langkah maju untuk para eksportir Gorontalo, terutama bagi para pelaku UMKM yang ingin melakukan ekspor," tuturnya.
Ia menambahkan, Komunitas Ekspor Gorontalo terus berkomitmen membantu dan menjembatani para pelaku UMKM yang ada di dalam daerah untuk bisa memperluas pasar hingga ke luar negeri. Kerja sama dengan OPD maupun lembaga yang memiliki program berkaitan dengan UMKM.
"Selama ini banyak pelaku UMKM yang tidak tau bagaimana langkah-langkah untuk melakukan ekspor. Kita juga sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak baik BUMN dan lain dengan harapan melahirkan lebih banyak eksportir di Gorontalo," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....