Omzet UMKM Gorontalo Meningkat Selama Ramadan
- 24 Feb 2026 11:06 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Gorontalo mengalami peningkatan signifikan selama bulan Ramadan. Tingginya permintaan pasar membuat omzet pelaku usaha tumbuh, meskipun di saat bersamaan mereka harus menghadapi tantangan kenaikan harga serta kelangkaan bahan baku.
Pelaku UMKM, Dewisuto Nasaru, mengungkapkan bahwa kehadiran pedagang musiman tidak berdampak negatif terhadap pendapatan UMKM lokal. Justru, kondisi tersebut mendorong perputaran ekonomi yang lebih aktif karena kebutuhan masyarakat meningkat selama Ramadan.
| Baca juga: BKOW Dorong Pemberdayaan UMKM di Desa Tinelo |
“Walaupun di bulan Ramadan ini banyak pedagang musiman, namun omzet dari UMKM itu tidak menurun malah naik, dikarenakan pada bulan Ramadan permintaan pasar juga lebih tinggi,” ujar Dewisuto.
Ia juga menambahkan bahwa banyak UMKM menjalin kerja sama dengan pedagang musiman, khususnya dalam penjualan makanan khas Ramadan.
Di sisi lain, peningkatan aktivitas ekonomi turut berdampak pada ketersediaan bahan baku. Pendamping UMKM Gorontalo, Irwan Djibran, menilai kenaikan harga bahan baku merupakan konsekuensi dari tingginya permintaan pasar selama Ramadan.
“Kenaikan harga bahan baku akibat tingginya permintaan pasar memang tidak terhindarkan bagi pelaku usaha di Gorontalo,” kata Irwan.
Ia menyebutkan bahwa komoditas gula menjadi salah satu bahan yang paling terdampak, bahkan di beberapa tempat perbelanjaan mengalami kelangkaan.
Meski menghadapi tantangan tersebut, para pelaku UMKM tetap optimistis memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan pendapatan. Sinergi antar pelaku usaha serta kemampuan beradaptasi dinilai menjadi kunci agar UMKM tetap bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar selama bulan suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....