Gebyar UMKM 2026 Dorong Produk Gorontalo Tembus Pasar Global
- 25 Apr 2026 23:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Upaya mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Gorontalo terus diperkuat melalui penyelenggaraan Gebyar UMKM Provinsi Gorontalo 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 24–26 April 2026 di Grand Palace Convention Center.
Gebyar UMKM 2026 merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Dekranasda Provinsi Gorontalo, serta Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Mengusung tema “Akselerasi UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing untuk Ekonomi Gorontalo yang Tangguh dan Mandiri”, kegiatan ini bertujuan memperluas akses pasar, mendorong digitalisasi, serta meningkatkan kualitas dan inovasi produk lokal.
Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan yang dirangkaikan dengan penandatanganan business matching pembiayaan dan penjualan, pengukuhan pengurus Dekranasda, kick off Hulonthalo Art and Craft Festival (HARFEST) 2026, serta Road to PENAS KTNA yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang.
Sebagai bentuk inovasi, penyelenggara juga meluncurkan pilot project Gorontalo-20 (G-20), yakni program pengembangan UMKM melalui kurasi produk, pendampingan intensif, serta akselerasi kapasitas usaha. Program ini diharapkan mampu mendorong UMKM Gorontalo menembus pasar nasional hingga global.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini menghadirkan pameran produk unggulan dari 235 UMKM binaan Bank Indonesia dan mitra. Target transaksi penjualan dipatok mencapai Rp1,5 miliar, sementara realisasi pembiayaan UMKM ditargetkan sebesar Rp2 miliar melalui skema business matching dan perluasan akses ke lembaga keuangan.
Selain pameran, Gebyar UMKM 2026 juga diramaikan dengan festival kuliner khas Gorontalo, peragaan busana berbasis kearifan lokal, lomba inovasi produk pangan, ajang pencarian bakat, seminar nasional, hingga layanan konsultasi keuangan dan digitalisasi. Fasilitasi perizinan usaha seperti sertifikasi halal, izin edar, dan Nomor Induk Berusaha (NIB) juga disediakan untuk mendukung legalitas dan pengembangan usaha pelaku UMKM.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....