Penas Petani Nelayan Bawa Berkah, Transaksi UMKM di Limboto Sentuh Rp290,8 Juta
- 22 Jun 2026 10:41 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Perhelatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo, memberikan dampak positif terhadap pendapatan pelaku UMKM dan perputaran ekonomi di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Sejak beberapa hari menjelang acara pembukaan, total transaksi UMKM di berbagai titik tercatat mencapai Rp290.822.500.
Hal ini tidak lepas dari ramainya pengunjung di sentra kuliner, coffee corner, food court, dan tenant UMKM yang tersebar di kawasan lokasi utama pelaksanaan PENAS XVII. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berskala nasional ini tidak hanya menjadi ajang promosi sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, meninjau langsung sejumlah lokasi UMKM pada Sabtu 21 Juni 2026. Dalam kunjungan itu, keduanya berdialog dengan pelaku usaha yang mengaku mengalami peningkatan omzet sejak PENAS XVII digelar.
"Peningkatan omzet yang melonjak ini menjadi bukti nyata bahwa ajang nasional seperti PENAS mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang efektif. Produk lokal Gorontalo tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas melalui jejaring yang terbentuk selama PENAS XVII," ungkap Sofyan.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan PENAS dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Dengan lonjakan pendapatan ini, diharapkan sektor UMKM dapat tumbuh lebih mandiri, inovatif, dan menjadi salah satu pilar utama dalam penguatan ekonomi daerah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gorontalo, Viktor Asliku, menjelaskan transaksi ekonomi berasal dari sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas peserta dan masyarakat selama PENAS XVII.
Kawasan UMKM di lingkungan Kantor Bupati Gorontalo yang diikuti 41 tenant mencatat transaksi sebesar Rp55.843.000, sedangkan 33 lapak kopi di depan Kantor Bupati membukukan Rp16.405.000. Di kawasan Taman Budaya, delapan lapak kopi mencatat transaksi Rp5.700.000 dan delapan tenant UMKM lainnya sebesar Rp13.418.500. Kampung Kuliner dengan 10 lapak membukukan transaksi Rp24.350.000.
Selain itu, 47 pedagang kecil di kawasan depan Masjid Agung dan Taman Budaya mencatat transaksi Rp65.350.000. Sebanyak 42 tenant di taman depan Rumah Dinas Bupati meraih transaksi Rp54.355.000, sementara PASMOLIM Coffee Corner mencatat Rp7.201.000, Sky Roof Rp8.300.000, Food Court Taman Depan Rumah Dinas Bupati Rp32.400.000, dan Food Court PASMOLIM Rp7.500.000.
"Kami terus melakukan pendataan transaksi harian selama pelaksanaan PENAS XVII. Data ini akan diperbarui setiap hari sebagai bahan evaluasi sekaligus untuk mengukur kontribusi kegiatan berskala nasional terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Gorontalo," jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....