Ramadan Dongkrak UMKM, Jadi Penguat Ekonomi Daerah

  • 24 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Momentum bulan suci Ramadan kembali menjadi penggerak utama roda perekonomian daerah, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Aktivitas konsumsi masyarakat yang meningkat signifikan selama Ramadan dinilai berdampak langsung terhadap pertumbuhan omzet pelaku usaha kecil di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Gorontalo yang juga Akademisi Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Zainal Abidin Umar, menilai Ramadan selalu menghadirkan siklus ekonomi yang positif bagi pelaku UMKM, terutama di sektor kuliner, fesyen muslim, dan perdagangan kebutuhan pokok.

Menurutnya, peningkatan permintaan terhadap makanan berbuka puasa, katering, kue kering, hingga produk sandang menjadi pendorong utama perputaran uang di tingkat masyarakat bawah. Bahkan, tidak sedikit pelaku UMKM yang mampu meningkatkan omzet hingga dua kali lipat dibandingkan bulan biasa.

“Ramadan bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga momentum ekonomi. UMKM menjadi sektor yang paling cepat bergerak dan paling langsung merasakan dampak dari meningkatnya daya beli masyarakat,” ujar Zainal.

Ia menjelaskan, karakter UMKM yang fleksibel dan dekat dengan kebutuhan harian masyarakat membuat sektor ini lebih adaptif dalam menangkap peluang pasar musiman. Selain itu, pemanfaatan media sosial dan platform digital turut memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

Zainal menambahkan, penguatan UMKM selama Ramadan harus dibarengi dengan dukungan kebijakan, seperti kemudahan akses permodalan, pendampingan manajemen usaha, serta penguatan kualitas dan standar produk. Dengan begitu, pertumbuhan yang terjadi tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan.

“Jika dikelola dengan baik, Ramadan bisa menjadi lokomotif penguatan ekonomi daerah. UMKM adalah tulang punggung ekonomi Gorontalo, sehingga setiap momentum peningkatan konsumsi harus dimanfaatkan secara maksimal,” pungkasnya. (RA)

Rekomendasi Berita