Akademisi UNG Soroti Tantangan Ekonomi Kreatif di Gorontalo
- 23 Jan 2026 15:39 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Akademisi Universitas Negeri Gorontalo, Muchtar Ramin Ahmad, menilai bahwa perkembangan ekonomi kreatif di Gorontalo masih menghadapi tantangan besar, terutama pada aspek struktural yang terkesan terfragmentasi. Hal ini disampaikan Muchtar Ramin Ahmad Pada dialog interaktif, Rabu 21 Januari 2026.
Menurut Muchtar, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya keseriusan dari pemerintah dalam mengelola strategi untuk memperkuat ekonomi kreatif. Muchtar menambahkan, saat ini sektor yang dikelola pemerintah masih terpisah-pisah, padahal ekonomi kreatif seharusnya merupakan sebuah struktur yang terintegrasi.
"Kalau saya melihatnya dari sisi tantangan struktural yang sering menjadi penghambat, sebenarnya memang membutuhkan keseriusan dari pemerintah dalam rangka mengelola strategi agar ekonomi kreatif ini menjadi lebih baik. Pemerintah masih membuat sektor yang dikelola itu terpisah, padahal struktur ekonomi kreatif ini bukan rantai nilai terintegrasi, akan tetapi implikasinya hanya diperkuat pada produk hulu," ujar Muchtar Ramin Ahmad
Lebih jauh, Muchtar menjelaskan bahwa meski Gorontalo memiliki potensi besar dalam sektor kreatif, hal itu belum maksimal karena ada kekurangan pada aspek desain, standar, branding, dan distribusi. Untuk mengatasi masalah ini, Muchtar menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak terkait. Ia menyarankan agar sektor pariwisata, perdagangan, koperasi, dan Bappeda bekerja secara paralel, bukan berjalan masing-masing.
"Saat ini kita terjebak pada jumlah, padahal dari sisi desain, standar, branding, sampai dengan proses distribusinya, itu bisa dikatakan tidak tercipta value upgrading-nya," tambahnya.
"Yang perlu diperkuat adalah kolaborasi seluruh pihak, baik antara pariwisata, perindag, koperasi, Bappeda, yang tentunya harus bisa bekerja secara parallel. Jangan sampai masing-masing bekerja sendiri-sendiri," tegasnya
Muchtar percaya bahwa dengan kolaborasi yang lebih erat, program-program yang ada akan lebih sukses dan berjalan optimal. Dengan adanya dorongan untuk memperkuat kolaborasi dan perbaikan struktural, Muchtar berharap ekonomi kreatif di Gorontalo dapat berkembang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
"Jika seluruh pihak bekerja dan berkolaborasi secara parallel, saya yakin program itu akan lebih sukses dan berjalan optimal. Oleh karena itu, kami melihat masalah strukturalnya ini masih lemah pada aspek governance lintas sektor," tutupnya. (RA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....