UMKM Terinspirasi Suatu Tren Sulit Bertahan, Ini Solusinya
- 30 Sep 2025 14:43 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo: Munculnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) baru bersamaan dengan sesuatu yang sedang tren di masyarakat menjadi fenomena yang semakin marak terjadi di berbagai daerah, termasuk di Gorontalo. Meski berdampak positif bagi pertumbuhan kewirausahaan lokal, para ahli mengingatkan bahwa bisnis yang hanya bermodalkan tren cenderung sulit untuk bertahan dalam jangka panjang.
“Tren tidak bisa dijadikan pondasi utama dalam mengembangkan usaha. Tren ini cukup sebagai pendorong saja dalam memulai usaha,” kata Ketua Asosiasi UMKM Kabupaten Gorontalo, Nurhayati Laudeni, dalam keterangannya, Selasa (30/9).
Nurhayati menekankan bahwa agar UMKM bisa bertahan dan berkembang, pelaku usaha perlu terus berinovasi. Setidaknya ada empat hal yang menurutnya menjadi kunci utama: meningkatkan kualitas produk, memberikan pelayanan terbaik agar konsumen merasa puas, membuat manajemen usaha yang sederhana, serta memperkuat identitas merek dari produk yang dijual.
“Empat hal ini sangat penting agar UMKM tidak hanya muncul sesaat, tetapi bisa tetap eksis dan bersaing di pasar,” ujarnya.
Meskipun begitu, Asosiasi UMKM Kabupaten Gorontalo tetap menyambut positif munculnya pelaku usaha baru di daerah.
| Baca juga: UMKM Bone Bolango Tumbuh Pesat di Ramadan |
“Terlepas dari apakah bisnis itu dimulai karena tren atau bukan, kami melihat ini sebagai perkembangan yang baik. Artinya, semangat berwirausaha semakin tumbuh di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan, asosiasi terus menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat dalam memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Fokus pelatihan antara lain mencakup manajemen SDM, pembukuan sederhana, hingga diversifikasi produk agar pelaku usaha mampu menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
“Dengan dukungan yang berkelanjutan, seluruh UMKM yang ada saat ini diharapkan bisa terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah kedepan,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....