Karawo Gorontalo: Sulaman Rumit dan Berharga

  • 28 Sep 2025 20:25 WIB
  •  Gorontalo

KBRN Gorontalo – Gorontalo memiliki warisan kerajinan tradisional bernama karawo, sulaman dengan teknik paling rumit di dunia. Penyulaman karawo pada satu kain saja bisa memakan waktu hingga dua minggu bahkan sampai 40 hari, tergantung tingkat kerumitan dan luas bidang kain yang disulam. Tidak heran, karawo telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dari Gorontalo sejak 2014 dan saat ini pemerintah setempat sedang mendaftarkannya ke UNESCO.

Seluruh tahap sulaman karawo dikerjakan dengan tangan. Prosesnya dimulai dengan pengirisan dan pencabutan benang pada kain. Perajin harus menyesuaikan jumlah benang yang akan diiris dengan pola yang akan diterapkan. Jika jumlah benang tidak tepat, hasil sulaman akan terpengaruh.

Pada tahap ini, perajin menghitung jumlah lubang yang akan diiris, lalu memotong benang satu per satu. Ketelitian dan kesabaran sangat diperlukan karena kesalahan dapat menyebabkan kegagalan pada proses ini.

Pengirisan dan pencabutan benang juga harus disesuaikan dengan jenis serat kain, ketebalan, dan kerapatan kain. Setelah itu, kain disulam menggunakan jarum. Tidak semua kain dapat digunakan; hanya kain dengan serat vertikal dan horizontal yang cocok untuk teknik karawo.

Proses pengerjaan biasanya melibatkan tiga orang. Orang pertama membuat pola dengan menggambar pada kertas grafik, orang kedua mengiris benang pada kain sesuai pola, dan orang ketiga menyulam kain dengan benang yang sudah diurai.

Setelah sulaman selesai, perajin melilitkan jalur-jalur benang satu kali lilitan untuk memperkuat sulaman agar hasilnya kokoh dan tidak mudah putus. Proses yang sangat rumit ini dibayar setimpal dengan harga tinggi. Satu kain sulaman karawo dibanderol antara Rp700 ribu hingga Rp2 juta, seperti dilansir dari goodnewsfromindonesia.id.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....