Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif Mesin Baru Pertumbuhan Nasional

  • 27 Sep 2025 20:50 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa ekonomi kreatif kini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, sebagaimana ditekankan dalam arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Menteri Riefky dalam sambutannya saat membuka Hulondalo Ekonomi and Craft Festival (HACF) 2025 di Grand Place Convention Center, Gorontalo, Sabtu (27/9). Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung sektor kreatif sebagai potensi unggulan daerah.

“Presiden Prabowo dalam Astacita-nya menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja berkualitas melalui industri kreatif dan hilirisasi produk lokal. Ini bukan hanya arah pusat, tapi amanat untuk seluruh daerah,” ujar Teuku Riefky Harsya di hadapan peserta dan pelaku industri kreatif.

Ia juga menyampaikan bahwa sektor fashion, kriya, dan kuliner menjadi tiga kontributor ekspor terbesar dalam ekonomi kreatif nasional pada kuartal kedua 2025, dengan fashion mencapai 55% ekspor.

Dalam pidatonya, Menteri Riefky menyoroti pentingnya mengembangkan produk lokal khas daerah seperti sulaman Karawo dan inovasi kuliner berbasis kearifan lokal. Produk-produk ini, menurutnya, telah menjadi identitas budaya sekaligus komoditas bernilai ekonomi tinggi di pasar nasional dan internasional.

“Karya Saudara bukan sekadar kerajinan, tetapi bentuk ikhtiar membawa kreativitas Gorontalo ke panggung dunia. Inilah ‘The New Engine of Growth' atau mesin pertumbuhan baru kita,” tegasnya.

Acara HACF 2025 diikuti lebih dari 40 pelaku industri kreatif lokal dan didukung kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia. Menteri Riefky juga mengapresiasi langkah Provinsi Gorontalo yang telah membentuk Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan sebagai bukti keseriusan dalam mengembangkan sektor ini.

“Lima tahun lalu hanya ada 5 provinsi yang menyertakan ‘ekonomi kreatif’ dalam struktur organisasinya. Kini sudah lebih dari 20 provinsi dan 60 kabupaten/kota ikut membentuk dinas ekonomi kreatif. Ini bukti bahwa semua daerah mulai menyadari: ekonomi kreatif adalah masa depan,” tutup Menteri Riefky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....