Bioflok Desa Puncak Jaya Tingkatkan Ekonomi
- 12 Nov 2025 17:47 WIB
- Gorontalo
KBRN Gorontalo – Program bioflok ketahanan pangan yang dijalankan Pemerintah Desa Puncak Jaya, Kecamatan Taluditi, melalui BUMDes Panua Puncak Mandiri, mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Hal ini disampaikan Bupati saat meresmikan secara resmi lokasi budidaya ikan lele, Selasa (11/11/2025).
Budidaya ikan lele yang dikembangkan Pemdes Puncak Jaya kini menunjukkan hasil menggembirakan. Hasil panennya laris manis di pasaran Kecamatan Taluditi, sehingga sekitar 70 persen warga Puncak Jaya kini menggantungkan hidup dari usaha perikanan ini.
Bupati Saipul mengaku bangga dengan inovasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat setempat. Ia menilai program tersebut merupakan langkah maju dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
“Silakan dikatakan ini desa terpencil, tetapi dengan program luar biasa seperti ini, Puncak Jaya mampu mengangkat derajat desanya dan turut meningkatkan ekonomi masyarakat Pohuwato. Ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi kita yang mencapai 7,20 persen di tahun 2025, sebagaimana rilis Kemendagri,” ungkap Bupati Saipul.
Lebih lanjut, Bupati berharap program bioflok yang telah berjalan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Ia menilai kemampuan masyarakat Puncak Jaya dalam memelihara ikan merupakan potensi besar yang perlu terus didorong.
“Apa yang sudah berhasil dan laris di pasaran, silakan dikembangkan terus. Usaha ini sudah terbukti memberikan hasil nyata. Kami sangat mengapresiasi terobosan dan kerja keras Pemdes Puncak Jaya,” kata Bupati Saipul.
Kepala Desa Puncak Jaya, Abdul Halim Amrain, menambahkan bahwa sistem bioflok dibangun untuk menjaga populasi dan kualitas ikan yang dibudidayakan. Menurutnya, jika ikan dipelihara di kolam terbuka, banyak yang berkurang akibat dimangsa oleh ikan belut dan biawak.