Aksi Serentak Buruh Gorontalo Suarakan Tuntutan
- 28 Agt 2025 10:27 WIB
- Gorontalo
Gorontalo – Massa dari berbagai organisasi, serikat buruh, dan komunitas masyarakat turun ke jalan pada Kamis (28/8/2025), dalam aksi demonstrasi serentak yang berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Gorontalo. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak pada rakyat kecil.
Para demonstran memulai aksinya sejak pagi, membawa spanduk, poster, dan menyampaikan orasi. Suasana berlangsung ramai namun tetap tertib, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian untuk memastikan keamanan serta kelancaran arus lalu lintas.
Berikut enam tuntutan utama dari massa buruh:
Hapus sistem outsourcing dan tolak upah murah
Hentikan PHK massal dan bentuk Satgas PHK
Reformasi perpajakan perburuhan:
Naikkan PTKP menjadi Rp7.500.000/bulan
Hapus pajak pesangon, THR, dan JHT
Hapus diskriminasi pajak terhadap perempuan menikah
Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa skema Omnibus Law
Sahkan RUU Perampasan Aset dan berantas korupsi
Revisi RUU Pemilu dan redesain sistem Pemilu 2029
Selain menyuarakan tuntutan, massa juga menekankan pentingnya pemerintah untuk benar-benar mendengarkan suara rakyat, tidak hanya pada momen tertentu saja.
Koordinator lapangan, Andrika Hasan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas lintas organisasi. “Kami ingin menunjukkan bahwa suara rakyat harus didengar. Jika tidak ada respons nyata, maka aksi seperti ini akan terus berlanjut,” ujarnya dalam orasi di depan gerbang RRI Gorontalo.
Aksi berlangsung secara kondusif. Meskipun belum ada tanggapan resmi dari pemerintah, para peserta aksi menganggap ini sebagai langkah awal yang positif. Demonstrasi kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dan doa kepada pihak RRI Gorontalo yang telah menerima kehadiran massa dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....