TK Negeri Pembina Lestarikan Bahasa Gorontalo Lewat Pentas Anak

  • 04 Jul 2026 18:05 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Di tengah semakin berkurangnya penggunaan bahasa Gorontalo di kalangan anak usia dini, TK Negeri Pembina Kota Gorontalo menggelar pentas anak bertema pelestarian bahasa Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak usia dini sekaligus mendukung program Pemerintah Kota Gorontalo di bidang pelestarian budaya.

Pentas anak tersebut menampilkan berbagai pertunjukan yang mengangkat penggunaan bahasa Gorontalo sebagai media komunikasi. Melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan dengan bahasa daerah dalam suasana yang menyenangkan sehingga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.

Kepala TK Negeri Pembina Kota Gorontalo, Milawaty Eki, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemerintah Kota Gorontalo dalam melestarikan bahasa daerah. Menurutnya, pembiasaan penggunaan bahasa Gorontalo sejak usia dini menjadi salah satu langkah penting agar bahasa daerah tetap dikenal dan digunakan oleh generasi penerus.

Ia mengakui, penggunaan bahasa Gorontalo di lingkungan anak usia dini kini semakin berkurang. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh minimnya penggunaan bahasa Gorontalo di lingkungan keluarga, sehingga anak-anak lebih terbiasa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa lainnya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Milawaty, kemajuan teknologi informasi juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelestarian budaya daerah, termasuk bahasa Gorontalo. Karena itu, satuan pendidikan memiliki peran penting untuk mengenalkan kembali bahasa daerah melalui proses pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler yang menarik bagi anak-anak.

Pemerintah Kota Gorontalo sendiri mendorong seluruh satuan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga jenjang SMP, untuk mengintegrasikan unsur budaya lokal dalam proses pembelajaran. Salah satunya dengan membiasakan penggunaan bahasa Gorontalo pada kegiatan-kegiatan tertentu di lingkungan sekolah.

Milawaty berharap upaya pelestarian bahasa Gorontalo tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga mendapat dukungan dari orang tua dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan keluarga dalam membiasakan penggunaan bahasa Gorontalo di rumah akan menjadi kunci agar bahasa daerah tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....