Lestarikan Budaya, Dikbud Kota Gorontalo Gagas Satu Sekolah Satu Budaya
- 30 Jun 2026 19:51 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Program "Satu Sekolah Satu Budaya" menjadi salah satu agenda strategis yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo di satuan pendidikan. Melalui program ini, Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen menjaga dan melestarikan budaya lokal agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman.
Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan berkomitmen membangun satuan pendidikan yang tidak hanya membekali siswa dengan ilmu pengetahuan memadai, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter. Saat ini, pengembangan lembaga pendidikan diarahkan untuk menjadikan Kota Gorontalo sebagai "ruang belajar" yang luas dan inklusif bagi peserta didik, sebagai bentuk tindak lanjut dari visi pemerintah daerah.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Suleman Abdullah, mengemukakan bahwa konsep ruang belajar yang diupayakan oleh pemkot tersebut mengacu pada beberapa indikator, salah satunya melalui program Satu Sekolah Satu Budaya.
Ia pun mengapresiasi geliat kegiatan budaya tradisional, seperti sastra lisan Tanggomo dan pelestarian bahasa Gorontalo yang mulai tumbuh kembali di lingkungan sekolah. Menurutnya, minat dan kebiasaan positif ini sangat penting untuk dijaga serta dilestarikan sejak usia dini.
| Baca juga: Ribuan Lampion, Sejuta Makna |
Pelestarian budaya daerah di lingkungan satuan pendidikan dinilai dapat menjadi ikon yang memberikan dampak signifikan bagi kemajuan sekolah ke depan. Pihaknya berharap keberadaan budaya Gorontalo tetap hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat.
Suleman menambahkan, keberhasilan sekolah dalam melestarikan budaya daerah juga akan menumbuhkan kepercayaan para orang tua. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari aspek akademik, melainkan bagaimana membentuk karakter anak melalui sistem pembelajaran yang diajarkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....