Safari Syawal Dewan Adat Gorontalo Temui Bupati Pohuwato
- 15 Apr 2026 22:56 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, GORONTALO – Tim Safari Syawal Dewan Adat Gorontalo (Duango Adati Lo Hulontalo) yang dipimpin Ketua Harian, Alim S. Niode, didampingi Sekretaris Jenderal Dewan Adat, Hi. Nurdin Mohamad, S.Ag., M.Hi., anggota Dewan Adat/Wu'u Lo Hungina'a Telaga Jaya, Yunus Hako, S.E., anggota Dewan Adat/Wu'u Lo Hulonthalo Kota Tengah, Karmin Delatu, serta anggota Pengurus Dewan Adat Gorontalo/Baate Lo Hulontalo Pohuwato, Asmad N. Tuna, melakukan silaturahmi dengan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Pertemuan tersebut berlangsung di rumah jabatan bupati, Selasa (14/04/2026).
Dalam kesempatan itu, Alim S. Niode menyampaikan bahwa upaya penataan dan pengembangan adat Gorontalo ke depan perlu dilakukan secara sinergis. Menurutnya, seluruh pihak harus saling bergandengan tangan, merapatkan barisan, dan mengikhtiarkan kemajuan adat menuju masyarakat adat yang sejahtera, bersendi syara’ dan Al-Qur’an.
Ia menjelaskan, terdapat dua aspek penting dalam adat Gorontalo yang menjadi perhatian. Pertama, adat yang berkaitan dengan upacara formal dan seremoni yang dalam istilah adat disebut pohutu.
“Pohutu atau rangkaian upacara dan prosesi saat ini banyak yang sudah menyimpang dari pakem yang sebenarnya. Ada yang meniru, tetapi tidak sesuai dengan ketentuan adat, termasuk belum adanya payung hukum yang melindungi hak-hak intelektual terkait. Penataan payung hukum tersebut penting dalam pelaksanaan pohutu maupun sistem upacara adat agar tetap terjaga keasliannya,” jelas Alim.
Ia menambahkan, penguatan nilai dan norma adat sangat penting sehingga dibutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak. “Alhamdulillah, bapak bupati sangat antusias dan menyambut baik upaya ini,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan yang pertama sejak dirinya menjabat sebagai bupati. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diinisiasi Dewan Adat Gorontalo.
Menurut Bupati Saipul, langkah konkret yang dilakukan, terutama dalam mendata kembali praktik-praktik yang keluar dari konteks adat istiadat, sangat penting untuk menjaga jati diri daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....