Dit Samapta Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Rumah di Biawu

  • 26 Agt 2026 20:07 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak empat unit rumah warga di Kompleks Pasar Biawu, Kelurahan Biawu, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, terbakar pada Rabu 28 Agustus 2026. Kebakaran diduga dipicu kelalaian saat memasak dan sempat mengancam rumah warga lainnya karena lokasi berada di kawasan padat penduduk. Kebakaran bermula ketika LU (46), yang merupakan pekerja rumah tangga di rumah milik Yusron Gobel, diduga lupa mematikan kompor gas setelah memasak kerupuk di dapur.

Api kemudian membesar dan dengan cepat merambat ke rumah warga lainnya. Melihat kobaran api semakin sulit dikendalikan, pemilik rumah bersama warga segera meminta bantuan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.

Direktur Samapta Polda Gorontalo, Kombes Pol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti, mengatakan sebanyak 12 personel Unit Pammat Dit Samapta tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WITA.

Personel langsung berkoordinasi dengan tim gabungan yang terdiri dari Damkar Provinsi Gorontalo, Damkar Kota Gorontalo, Damkar Bone Bolango, Polresta Gorontalo Kota, Polsek, TNI, PDAM, serta aparat kelurahan.

“Medan jalan sempit dan dipadati warga menjadi kendala. Namun berkat sinergitas tim gabungan, api berhasil dipadamkan pukul 15.55 WITA dan tidak merambat ke rumah warga lainnya,” ucap Kombes Pol Satrya Perdana Panuntung Tarung Binti.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Proses pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 16.00 WITA.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden kebakaran tersebut.

Satrya mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas ke permukiman warga lainnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dari peralatan memasak dan instalasi listrik.

“Kami imbau masyarakat agar selalu memastikan kompor dan aliran listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah,” tambahnya.

Penanganan kebakaran di Kompleks Pasar Biawu tersebut menunjukkan pentingnya respons cepat dan sinergi antara kepolisian, pemadam kebakaran, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....