Gubernur Gorontalo Respons Keluhan Petani Soal Irigasi Pohuwato

  • 07 Agt 2026 02:16 WIB
  •  Gorontalo

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠RRI.CO.ID, Gorontalo – Keluhan para petani di Desa Taluduyunu dan Desa Buntulia, Kecamatan Buntulia, serta sejumlah desa di Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, mendapat respons cepat dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Peninjauan tersebut dilakukan setelah para petani menyampaikan kondisi lahan persawahan yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat saluran irigasi dari Bendung Taluduyunu dipenuhi lumpur dan sedimentasi. Kondisi itu menyebabkan aliran air tidak lagi optimal untuk mengairi areal persawahan.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menunggu persoalan semakin besar sebelum mengambil langkah nyata. Karena itu, ia meminta organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan langkah teknis, mulai dari identifikasi sumber air tanah, penyusunan desain jaringan irigasi, hingga percepatan pelaksanaan pembangunan di lapangan.

"Pertanian harus kita jaga. Kalau air tersedia, petani bisa menanam dengan tenang dan produksi dapat dipertahankan," ujar Gusnar.

Menurut Gubernur, pemanfaatan air tanah melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) menjadi salah satu solusi adaptif dalam menghadapi musim kemarau dan perubahan iklim. Dengan adanya jaringan tersebut, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada curah hujan maupun pasokan air dari saluran irigasi yang kerap terganggu akibat sedimentasi.

Sementara itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengakui bahwa petani sawah di Kecamatan Buntulia dan Kecamatan Duhiadaa telah lama menghadapi persoalan kekurangan pasokan air. Aliran air yang menuju areal persawahan selama ini bercampur lumpur dan sedimentasi sehingga mengganggu proses budidaya tanaman padi dari musim tanam ke musim tanam.

Menurut Bupati, para petani juga berharap pemerintah dapat melakukan pengerukan sedimentasi di sepanjang jalur irigasi yang menghubungkan Bendung Taluduyunu dengan lahan persawahan agar aliran air kembali normal.

Terkait pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), Bupati menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam merespons kebutuhan petani.

"Pembangunan JIAT oleh Pemerintah Provinsi sangat kami sambut baik untuk menjawab keluhan para petani. Kami berharap program ini dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkap Saipul.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....