Nyamplung, Dari Tanaman Pantai Menjadi Komoditas Industri Unggulan
- 17 Jul 2026 04:37 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID ,Gorontalo - Tanaman nyamplung (Calophyllum inophyllum) yang selama ini dikenal sebagai penghias kawasan pesisir kini menjadi komoditas bernilai tinggi. Potensinya dimanfaatkan untuk industri kosmetik, pakan ternak, hingga bahan baku biofuel, termasuk bioavtur untuk pesawat.
Perhatian terhadap tanaman ini semakin meningkat setelah aktris sekaligus Co-Founder merek perawatan kulit From This Island, Maudy Ayunda, bersama Fakultas Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) mengajukan paten inovasi produk berbahan dasar nyamplung.
Kolaborasi riset yang dimulai sejak 2023 tersebut berfokus pada pengembangan bahan baku kosmetik melalui standardisasi, ekstraksi, dan pemurnian polifenol dari biji nyamplung. Tim peneliti ITB memanfaatkan senyawa calophyllolide, yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan membantu menenangkan kulit.
Direktorat Riset dan Inovasi ITB menyebut, pada 2026 telah diajukan paten metode produksi polifenol dari biji nyamplung. Keberhasilan ini dinilai menjadi bukti bahwa hasil riset perguruan tinggi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi industri.
Tak hanya untuk produk kecantikan, nyamplung juga menyimpan potensi besar di sektor energi dan peternakan. Minyak bijinya atau tamanu crude oil (TCO) telah dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik, obat herbal, serta biofuel.
Sementara itu, limbah pengolahan biji nyamplung berupa bungkil juga memberi nilai tambah. Riset Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama BRIN menemukan bungkil biji nyamplung berpotensi menjadi pakan ternak ruminansia sekaligus membantu menekan produksi gas metana, sehingga mendukung upaya pengurangan emisi di sektor peternakan.
Dengan potensi yang dimiliki, nyamplung kini tidak lagi dipandang sebagai tanaman liar di kawasan pantai. Melalui inovasi dan riset, tanaman lokal Indonesia ini berkembang menjadi sumber daya strategis yang mendukung industri kecantikan, energi terbarukan, hingga peternakan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....