Bayi yang Ditemukan di Pesisir Pantai Leato Selatan Dimakamkan Layak
- 07 Mei 2026 15:10 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kelurahan bersama warga Leato Selatan melaksanakan prosesi pemakaman secara layak terhadap Mayat bayi laki-laki yang ditemukan tak bernyawa di pesisir pantai. Bayi malang tersebut dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) belakang masjid kelurahan setempat setelah menjalani rangkaian prosedur medis di rumah sakit, Rabu 6 Mei 2026. Langkah kemanusiaan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah yang ditemukan dalam kondisi tanpa identitas tersebut.
Sebelumnya, jasad bayi sempat dititipkan di RSUD Aloei Saboe untuk dilakukan visum oleh tim medis guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Proses penjemputan jenazah dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas bersama aparat kelurahan setempat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan tuntunan agama dan norma sosial. Warga sekitar turut bergotong royong mempersiapkan tempat peristirahatan terakhir bagi bayi yang nasibnya mengundang simpati luas tersebut.
“Ini bentuk tanggung jawab kita bersama. Meski tanpa identitas, almarhum bayi tetap berhak dimakamkan dengan layak dan manusiawi,” kata Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, AKP Akmal Novian Reza.
Sebelum menuju liang lahat, jenazah terlebih dahulu dibawa ke masjid setempat untuk dimandikan, dikafani, dan dishalatkan oleh warga serta tokoh agama. Kehadiran Babinsa, Ketua RT/RW, hingga pengurus Rukun Duka menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kejadian memilukan yang menimpa bayi tanpa dosa itu.
“Jenazah kemudian dibawa ke Masjid untuk dimandikan, dikafani, dan dishalatkan. Tepat pukul 12.45 Wita, bayi malang itu dikebumikan di TPU belakang masjid,” ucap Akmal.
Meskipun jasad telah dikebumikan, aparat kepolisian menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada pengungkapan dalang di balik pembuangan bayi tersebut. Proses pemakaman dipandang sebagai pemenuhan hak jenazah, sementara upaya penegakan hukum tetap bergerak di jalur penyelidikan yang ketat.
“Pemakaman ini tidak menghentikan proses penyelidikan kita akan terus berupaya mencari informasi siapa orang tua dari pada bayi malang tersebut,” tambahnya.
Kepolisian kini tengah mendalami berbagai kemungkinan dan mencari petunjuk sekecil apa pun dari lingkungan sekitar Kelurahan Leato Selatan. Identitas orang tua bayi masih menjadi teka-teki besar yang coba dipecahkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk fasilitas kesehatan di daerah sekitar.
“Kasus dugaan pembuangan bayi ini tetap kami usut tuntas. Kami minta warga yang punya informasi segera lapor,” kata Akmal.
Masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak lagi terulang dan mengimbau siapa pun yang memiliki informasi terkait orang tua bayi tersebut untuk segera melapor ke pihak berwajib. Kehadiran warga dalam jumlah banyak saat pemakaman menjadi bukti bahwa tindakan pembuangan anak sangat dikutuk secara sosial.
“Kami akan terus bekerja di lapangan untuk memastikan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” kata Akmal.
Hingga saat ini, area penemuan bayi masih menjadi perhatian petugas untuk pengumpulan data tambahan. Pemerintah kelurahan juga berkomitmen membantu kepolisian dalam memberikan data kependudukan jika diperlukan guna mempercepat proses identifikasi pelaku yang tega meninggalkan bayinya di pesisir pantai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....