Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo Edukasi Buruh ABK

  • 17 Apr 2026 08:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Upaya pencegahan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di kawasan pelabuhan terus diperkuat melalui edukasi langsung kepada para pekerja. Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG) menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada Anak Buah Kapal (ABK) KM Sabuk Nusantara 83, KM Sabuk Nusantara 76, serta buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Terminal Pelabuhan Pelindo Gorontalo, Jalan Mayor Dullah, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, KSOP, hingga manajemen pelabuhan.

Kapolsek KPG Ipda Susanto Otodu menegaskan bahwa keamanan di kawasan pelabuhan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pekerja yang beraktivitas di dalamnya.

“Kami meminta rekan-rekan ABK dan buruh TKBM untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga keharmonisan, serta menghindari perselisihan,” ucap Ipda Susanto Otodu, Jumat 17 April 2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku yang dapat memicu gangguan kamtibmas, seperti konsumsi minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba.

“Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” kata Ipda Susanto Otodu.

Selain dari kepolisian, petugas KSOP turut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran dan prosedur pelayanan kepada penumpang. Pekerja diminta lebih waspada terhadap barang bawaan serta menjaga kualitas pelayanan.

Sementara itu, pihak PT Pelindo menyoroti aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan mengingatkan seluruh pekerja untuk mematuhi SOP, menggunakan alat pelindung diri, serta menghindari area terbatas tanpa izin.

“Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama. Setiap pekerja wajib mematuhi aturan K3 demi mencegah kecelakaan kerja,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antar stakeholder di kawasan pelabuhan, sekaligus memastikan aktivitas pelayaran dan bongkar muat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....