Usia 60 Tahun,Benarkah Sudah Tua ?

  • 22 Feb 2026 12:38 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID,Gorontalo - Pertanyaan tentang kapan seseorang dianggap tua kerap menjadi perbincangan. Secara global, World Health Organization (WHO) mengklasifikasikan seseorang sebagai lansia atau elderly ketika telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Batasan ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan publik, program kesehatan, hingga perlindungan sosial bagi kelompok usia lanjut.

Klasifikasi tersebut bersifat kronologis, yakni berdasarkan angka usia. Namun, para ahli menegaskan bahwa penuaan tidak semata-mata ditentukan oleh hitungan tahun.

Faktor Biologis: Tubuh Menua Secara Berbeda

Dikutip dari vgi.co.id, kondisi biologis tubuh turut memengaruhi persepsi tentang usia tua. Penuaan biologis berkaitan dengan menurunnya fungsi organ, kekuatan fisik, serta daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Menariknya, seseorang yang menerapkan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, menjaga pola makan, cukup tidur, dan mengelola stres sering kali tampak lebih muda dan bugar dibandingkan rekan seusianya yang kurang menjaga kesehatan. Artinya, usia biologis bisa berbeda dengan usia kronologis.

Aspek Psikologis dan Sosial

Tak kalah penting adalah aspek psikologis. Banyak individu yang telah melewati usia 60 tahun tetap merasa muda, aktif, dan produktif. Perasaan “tua” sering kali lebih dipengaruhi oleh cara pandang terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar, bukan sekadar angka di kartu identitas.

Dalam konteks sosial dan budaya, makna “tua” juga bisa berbeda-beda. Di beberapa komunitas, usia lanjut identik dengan kebijaksanaan dan kehormatan. Di tempat lain, usia tua mungkin dikaitkan dengan masa pensiun dan keterbatasan aktivitas.

Batasan Usia Tua di Indonesia

Di Indonesia, sejumlah regulasi juga mengacu pada usia 60 tahun sebagai batas awal kategori lansia, terutama dalam program bantuan sosial dan layanan khusus bagi warga lanjut usia. Meski demikian, dalam kehidupan sehari-hari, penyebutan “tua” bisa sangat relatif dan bergantung pada konteks percakapan.

Tua Itu Multidimensional

Kesimpulannya, tidak ada satu jawaban pasti mengenai usia minimal seseorang dianggap tua. Konsep ini merupakan perpaduan antara usia kronologis, kondisi biologis, aspek psikologis, serta faktor sosial-budaya.

Usia memang bertambah, tetapi semangat hidup, kesehatan, dan produktivitas dapat terus dijaga. Pada akhirnya, angka hanyalah penanda waktu—yang terpenting adalah bagaimana setiap fase kehidupan dijalani dengan aktif dan positif.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah usia 60 tahun sudah bisa disebut tua?

Secara umum dan berdasarkan standar WHO, usia 60 tahun menjadi batas awal kategori lansia. Namun, banyak orang berusia 60 tahun ke atas yang tetap aktif, sehat, dan produktif.

Bagaimana definisi usia tua menurut WHO?

WHO menggolongkan individu berusia 60 tahun ke atas sebagai lansia atau elderly untuk kepentingan kebijakan kesehatan dan sosial.

Apakah setiap negara memiliki batas usia tua yang sama?

Tidak selalu. Meski WHO memberikan panduan umum, masing-masing negara bisa memiliki batasan berbeda sesuai kondisi demografi dan harapan hidup penduduknya.

Apa saja faktor yang memengaruhi seseorang terlihat tua?

Gaya hidup, genetik, tingkat stres, kondisi kesehatan, serta lingkungan sosial sangat memengaruhi proses penuaan.

Apakah penuaan hanya soal angka?

Tidak. Penuaan mencakup aspek fisik, mental, emosional, dan sosial. Angka usia hanyalah salah satu bagian dari proses tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....