MPLS Ramah, Ciptakan Pengalaman Pertama yang Menyenangkan bagi Anak

  • 11 Jul 2026 21:25 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID Gorontalo : Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) tahun ajaran baru disambut dengan antusias oleh para orang tua maupun peserta didik. Tahun ini, pelaksanaan MPLS mengusung semangat "MPLS Ramah", sebuah gerakan yang mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, menyenangkan, serta mendukung tumbuh kembang anak sejak hari pertama masuk sekolah.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Bone Bolango, Ilva Susantie B. Tulie, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap MPLS tahun ini sangat tinggi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin besarnya kesadaran orang tua akan pentingnya pengalaman pertama anak di lingkungan sekolah.Ia menjelaskan, semangat MPLS Ramah harus tercermin dalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Bukan hanya guru yang ramah, tetapi juga lingkungan sekolah, tenaga kependidikan, hingga seluruh warga sekolah harus mampu menciptakan suasana yang membuat anak merasa diterima dan bahagia."Ketika anak datang ke sekolah untuk pertama kalinya, mereka harus merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan menyenangkan. Sambutan yang hangat akan membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar," ujarnya.

Ilva menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan memperkenalkan ruang kelas, guru, maupun teman-teman baru. Lebih dari itu, MPLS merupakan proses membangun kedekatan emosional antara anak dengan lingkungan sekolah sehingga mereka dapat beradaptasi secara perlahan tanpa rasa takut.Menurutnya, sebelum pelaksanaan MPLS, berbagai sekolah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial dan berbagai media informasi lainnya. Langkah tersebut dinilai efektif karena masyarakat kini sangat akrab dengan perkembangan informasi di era digital.

"Orang tua sekarang sudah banyak melihat berbagai postingan mengenai kegiatan MPLS. Mereka dapat menyaksikan bagaimana sekolah menyambut anak-anak dengan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan. Hal ini memberikan gambaran positif sekaligus meningkatkan kepercayaan orang tua terhadap sekolah," jelasnya.

Melihat tingginya perhatian masyarakat, sekolah-sekolah pun terus berbenah dalam mempersiapkan pelaksanaan MPLS. Mulai dari menata lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, menyiapkan berbagai permainan edukatif, hingga menghadirkan aktivitas yang membuat anak merasa senang selama mengikuti kegiatan pengenalan sekolah.

Ilva berharap semangat MPLS Ramah tidak berhenti pada kegiatan di awal tahun ajaran saja, tetapi menjadi budaya yang terus diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan lingkungan yang ramah dan kolaborasi yang baik antara sekolah serta orang tua, anak-anak diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan mencintai sekolah sebagai tempat belajar sekaligus bermain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....